Ini Motif Gerombolan di Serang Acung-acungkan Sajam

 

SERANG, (B1) – Ditreskrimum Polda Banten bersama Satreskrim Polres jajaran, masih terus melakukan pengembangan dan pemburuan pelaku, terhadap gerombolan di Serang Timur, yang mengacung-acungkan senjata tajam (sajam).

“Ya, kami dari Ditreskrimum Polda Banten bersama Satreskrim Polres jajaran, hingga Senin pagi tadi telah berhasil mengamankan sembilan orang lagi. Sehingga total sementara menjadi 19 orang pemuda dari gerombolan bermotor,” kata Direskrimum Polda Banten, Martri Sonny, Senin (8/3/21).

Lanjut Martri Sonny, dalam video yang viral di medsos tersebut, terlihat sekelompok pemuda bermotor lebih kurang sekitar 100 orang dengan menggunakan sepeda motor dan mengacung-acungkan senjata tajam. Hal tersebut tentunya mengganggu Kamtibmas wilayah hukum Polda Banten khususnya wilayah Kota Serang.

Martri Sonny menjelaskan, sampai saat ini, Ditreskrimum Polda Banten dan Satreskrim Polres jajaran masih melakukan pengembangan terhadap orang-orang yang ada pada video tersebut.

“Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh penyidik, modus operandinya adalah rencanan aksi balas dendam. Dimana sekitar dua bulan yang lalu, menurut keterangan beberapa yang sudah diamankan, adalah ingin melakukan aksi balas dendam, karena ada kelompoknya yang akan dianiaya atau dibacok,” terangnya.

Merespon dari kejadian tersebut, temanya merencanakan untuk balas dendam. Komunikasi dilakukan melalui grup media sosial bernama All star.

“Berdasarkan keterangan dari 19 orang yang sudah kami amankan, kami masih melakukan pengembangan dan kemungkinan jumlah yang kami amankan akan terus bertambah,” tandasnya.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, kepolisian sedang menelusuri dan menyelidiki terkait keterlibatan orang-orang yang ada dalam video yang meresahkan masyarakat tersebut.

“Terkait video viral tersebut, Polda Banten terus secara estafet melakukan penyelidikan dan mendalami video terkait puluhan pemuda yang membawa celurit tersebut. Kita akan menindak tegas terkait aksi preman sekelompok pemuda tersebut,” tukasnya.

Terakhir, Edy Sumardi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengawasi anak-anaknya.

“Saat ini 19 orang pemuda yang ikut terlibat dalam konvoi atau arak-arakan gerombolan bermotor yang ada di dalam video tersebut berikut barang bukti berupa celurit, golok sisir dan handphone sudah diamankan di Mapolres Serang Kota guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (hum/sus).

2,302 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment