DPC, DPAC Hingga Ranting Partai Demokrat Kabupaten Tangerang Menolak KLB Beserta Hasilnya

 

TIGARAKSA, (B1) – DPC Partai Demokrat Kabupaten Tangerang, lakukan konsolidasi, pasca kegiatan yang mengaku KLB di Deli Serdang, Sumut, beberapa hari lalu. Pada kesempatan ini, pengurus DPC hingga DPAC menolak KLB maupun segala keputusan yang dihasilkan

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tangerang, Dedi Sutardi menegaskan, seluruh pengurus, kader dan simpatusan Partai Demokrat Kabupaten Tangerang, menolak pelaksanaan KLB, Deli Serdang, beserta hasil-hasilnya.

Dedi menegaskan, pelaksanaan yang diklaim sebagai KLB partai Demokrat di Deli Serdang adalah ilegal dan tidak konstitusional. Semua yang dilakukan tidak sejalan dengan AD/ART Partai Demokrat.

“Untuk itu, kami semua pengurus DPC dan DPAC Se Kabupaten Tangerang, menolak KLB yang ilegal dan abal-abal. Kami, akan bergerak dan melawan,” tegas Dedi, di cafe Logue, Minggu, (7/3/21).

Pernyataan serupa disampaikan serupa disampaikan oleh seluruh pengurus DPAC Partai Demokrat Kabupaten Tangerang. Salah satunya Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Kronjo Rahmat Segara yang menegaskan penolakan serupa.

Ia mengaku beserta seluruh pengurus DPAC Partai Demokrar Dapil 1 Kabup Tangerang, dengan tegas menolak KLB di Sumatera Utara (Sumut) yang dilakukan oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Ia, peserta pimpinan DPAC lainnya Se Kabupaten Tangerang, tetap setia dan siap mendukung kepemimpinan AHY sebagai Ketum Partai Demokrat.

“Kami pimpinan DPAC Partai Demokrat se Kabupaten Tangerang, menolak KLB dan hasilnya. Itu tidak sah, karena tidak sesuai AD/ART dan bukan dari orang-orang Demokrat,” tandasnya.

Ketua-2 DPAC Partai Demokrat Kabupaten Tamgerang, nyatakan sikap menolak KLB dan hasilnya

 

Tidak jauh berbeda disampaikan, pengurus Partai Demokrat Provinsi Banten, Nawa Said Dimyati. Pada kesempatan itu, Nawa berpesan kepada penguru di semua tingkatakan di Kabupaten Tangerang, untuk tetap solid dan setia kepada Ketum Partai Demokrat hasil Kongres Jakarta tahun 2020.

Apa yang terjadi saat ini, menurut Cak Nawa, sapaan akrabnya adalah sebuah upaya kematian Demokrasi di Indonesia. Bagaimana, bisa menurutnya, KLB dilaksanakan tanpa diikuti oleh pengurus yang sah, serta tidak mengikuti AD/ART partai yang resmi.

“Ini langkah mundur demokrasi di bumi pertiwi. Kami akan lawan, akan bergerak, demi partai Demokrat. Negara kita adalah negara hukum bukan negara kekuasaan,” tukasnya.

Dalam waktu dekat menurut Wakil Ketua DPRD Banten ini, seluruh pengurus partai Demokrat di Banten, akan road show ke anak cabang hingga ranting. Dari, road show itu pengurus akan melakukan perlawanan berupa ketidakadilan yang sedang terjadi di partai Demokrat.

Ia pun meminta agar pihak luar tidak turut serta atau ikut campur dalam urusan internal Partai Demokrat. Karena, menurutnya partai Demokrat akan berjuang secara konstitusional demi mengembalikan kembali partai Demokrat di bawah komando Agus Harinurti Yudhoyono atau (AHY).

“Kami ingatkan kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk solid dan setia kepada ketum kita pak AHY. Bila ada yang coba-coba ingin merayu dan menjanjikan sesuatu, tolak dan laporkan. Saya yakin kita menang bersama rakyat,” pungkasnya. (way).

39,726 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment