MCP Kota Serang Meningkat

 

SERANG, (B1) – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang rapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait koordinasi program pemberantasan korupsi terintegritas di wilayah Pemkot Serang.

Wali Kota Serang Syafrudin menyampaikan, berkaitan dengan Monitoring Centre for Prevention (MCP) sebenarnya sudah ada peningkatan dari tahun 2019 dengan nilai 63 persen. Sedangkan untuk tahun 2020 dengan nilai 69,55 persen.

“Ada peningkatan seperti perencanaan anggaran APBD dari 70 persen ke 76 persen. Kemudian, pengadaan barang dan jasa dari 42 persen menjadi 63 persen, menejemen ASN dari 53 persen menjadi 84 persen. Kapabilitas APIP dari 48 persen menjadi 78 persen, menejemen aset dari 64 persen menjadi 71 persen,” terang Syafrudin kepada awak media, Kamis, (4/4/21).

Sedangkan untuk evaluasi, kata Syafrudin, apa yang menjadi kekurangan segera akan dilengkapi.

“Contohnya seperti laporan kekayaan dari masing-masing para pejabat pada tahun kemarin hanya satu orang, artinya 99 persen terlaksana. Sekarang akan dilengkapi,” imbuhnya.

Namun, lanjut Syafrudin ada dua poin yang mengalami penurunan persentasinya yakni, pelayanan terpadu satu pintu dari penilaian 78 persen menjadi 61 persen. Kemudian optimalisasi pajak dari 85 persen menjadi 51 persen itu pun seluruh Indonesia.

“Jadi dua poin saja yang menjadi penurunan, ini menjadi rata-rata 69, 55 persen. Sekalipun naik 6,55 persen akan tetapi urutan terendah se Kabupaten/Kota se Provinsi Banten,” tukasnya. (kom/ji).

2,135 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment