Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKRIMTANGERANG RAYAUncategorized

Mau Silaturahmi, Wartawan di Tangerang Dipersekusi Tukang Parkir

×

Mau Silaturahmi, Wartawan di Tangerang Dipersekusi Tukang Parkir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TANGERANG, (B1) – Entah apa yang merasuki puluhan tukang parkir di Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di Simpang Lampu Merah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Tampa basa-basi langsung mengancam pengendara mobil yang tengah berhenti di bahu jalan, Sabtu, (13/2/21) malam.

Example 300x600

Korban, Zaenal Abidin mengatakan saat itu dia bersama anak dan istri berencana untuk silahturahmi dengan kawannya. Saat hampir sampai dia pun mengabarkan lokasinya kepada kawan nya tersebut melalui aplikasi pesan singkat.

“Saya foto kan mau ngabarin temen kalau saya lagi di sini. Eh tiba-tiba disamperin sama tukang parkir ramai-ramai. Mobil saya digedor-gedor. Karena saya bawa anak dan istri lalu saya kabur,” ujarnya, Minggu, (14/2/21).

Zaenal yang merasa terancam keselamatannya memilih untuk melarikan diri. Namun, puluhan tukang parkir itu malah mengejarnya. Akhirnya Zaenal pun berhenti dan tepaksa meladeninya.

“Dia bilang hapus fotonya. Sambil gedor – gedor mobil, saya keluar tapi yang saya takut anak dan istri saya kenapa-napa. Mereka Maksa mau bawa itu mobil, kunci sudah diambil cuma saya mempertahankan itu mobil, karna itu barang orang. Disamping itu anak saya udah jejeritan aja,” kata Zaenal yang akrab disapa Aceng.

Cek-cok antara pengendara mobil dan tukang parkir pun tak terhindarkan. Bahkan, hampir baku hantam, kalau saja tidak ada masyarakat yang melerai.

“Ramai saat itu. Hampir kena tonjok tapi ada warga dipisahin,” tandasnya.

Perasaannya pun campur aduk, antara kesal dan gusar. Lantaran, dia tidak mengetahui kesalahannya hingga dirundung layaknya maling. Terlebih anak dan istrinya menangis ketakutan di dalam mobil.

Peristiwa ini pun langsung dilerai oleh masyakarat. Menurut Zaenal, ini hanya salah faham saja. Para tukang parkir liar mengira Zaenal mengambil foto untuk disebar luaskan.

“Memang betul saya wartawan, cuma pada saat itu saya libur dan hanya memakai celana pendek, jangankan IdCard wartawan, KTP juga ngga bawa,” tukasnya.

Atas kejadian tersebut, ia berharap aparat penegak hukum dapat bergerak cepat agar kejadian serupa tak lagi terjadi.

“Saya berharap kepolisian bisa menindak tegas aksi premanisne ini karena sudah meresahkan. Ini sangat tidak nyaman. Saya berharap polisi bisa menangkap preman itu,” harapnya.

Aksi premanisme ini pun mengakibatkan kerusakan dibagian mobil Zaenal.

“Bumper belakang saya rusak, kaca spion pecah, dan beberapa bagian body mobil penyok dan lecet,” bebernya.

Meski demikian, dirinya tidak mempersoalkan perihal mobil yang rusak akan tetapi kondisi psikologis istri dan anaknya yang masih kecil terganggu.

“Mungkin kalau kerusakan bisa diganti, yang menjadi persoalan mereka melihat dengan mata kepala sendiri kebrutalan para tukang parkir itu,” pungkasnya. (darjo).

Example 300250
Example 120x600
Script № 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post