KKN UBL Kelompok 43, Tingkatkan PHBS di Masa Pandemi Covid-19

Penulis : Marita Elviani
TANGERANG, (B1) – Pengabdian mahasiswa kepada masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu prinsip dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Dalam prosesnya para mahasiswa dan mahasiswi langsung turun ke lapangan untuk mengimplementasikan ilmu akademik yang mereka peroleh di perkuliahan ke masyakarat.

Seperti yang dilakukan oleh para Mahasiswa KKN Kelompok 43 Universitas Budi Luhur (UBL). Mereka mengimplementasikan ilmunya kepada masyakarat di Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Tepatnya di Gang H Nawi RT 2 RW 10.

KKN ini berfokus pada program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dimana temanya yakni ”Meningkatkan Kesadaran Akan Pentingnya Kebersihan Lingkungan Untuk Kesehatan Tubuh di Masa Pandemi Covid-19”.

Pada penerapannya para agen perubahan ini mensosialisasikan penerapan hidup sehat dan bersih melalui pemasangan brosur 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker) di titik-titik tertentu yang cukup ramai dilewati warga. Lalu memberikan presentasi singkat tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Kemudian, juga mahasiswa mengadakan lomba melukis untuk anak-anak di Kunciran Indah.

Ketua Kelompok 43 KKN UBL, Dwiki mengatakan program ini dikhususkan bagi anak-anak. Tujuan yang hendak dicapai dalam lomba melukis dan kerja bakti yakni mengembangkan daya imajinasi, melatihkan kepercayaan diri, mengasah kepekaan dan kepedulian terhadap sekitarnya. Serta anak-anak juga bisa menggunakan waktu luangnya dengan melakukan aktivitas yang bermanfaat.

“Alasan kami mengadakan program ini karna kami rasa anak-anak butuh semacam penghiburan di kala pandemik. Banyak anak-anak yang akhirnya stress karna tugas sekolah yang menumpuk, jadi kami berharap anak-anak bisa menyalurkan bakatnya dan sembari mengikuti perlombaan anak-anak juga mendapatkan wawasan tambahan tentang pentingnya kebersihan lingkungan demi kesehatan tubuh,” jelas Dwiki, Minggu, (28/2).

Tak hanya ini, mahasiswa dan mahasiswi juga memasangkan berbagai pendukung dalam menegakkan PHBS di kampung ini. Seperti memasang tempat cuci tangan dan Ting sampah di sejumlah titik.

“Seperti di depan TK, depan gang, dan di lapangan bulu tangkis yang ramai warga lalu lalang. Dan kita juga melakukan kerja bakti yang dibantu oleh anak-anak untuk menjaga lingkungan mereka tetap bersih,” kata Dwiki.

Upaya yang dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi ini rupanya mendapat apresiasi dari warga setempat. Berlangsungnya kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada anak muda di kampung itu.

“Memberikan kesadaran kepada anak-anak akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, contoh mudahnya agar tidak membuang sampah sembarangan,” ujar ketua RT 2, Herman.

Herman mengatakan KKN UBL yang dilakukan oleh kelompok 43 ini sangat menarik. Sehingga meninggalkan kesan yang menyenangkan bagi anak-anak di Kunciran Indah.

“Melihat antusiasme mereka saat melukis juga membuat hati saya senang. Terimakasih kepada adik-adik mahasiswa. Semoga kedepannya, bisa memberikan lebih banyak kebaikan, bukan hanya selama menjalani kegiatan KKN tapi juga di tempat lainnya,” pungkasnya. (**).

Biodata Penulis:

– Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Kriminologi, Universitas Budi Luhur.

2,518 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment