STISNU Tangerang Raya Akan Mewisuda Sarjana Angkatan Pertama

 

TANGERANG, (B1) – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdhatul Ulama (STISNU) Tangerang Raya, akan melakukan wisuda Sarjana (S1) angkatan pertama tahun 2020. Sedikitnya 142 Sarjana (S1) dari dua program studi, dijadwalkan akan diwisuda akhir pekan ini.

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STISNU Tangerang Raya, Dr. Bahrudin, M.Si, mengatakan, wisuda angkatan pertama oleh STISNU adalah sebuah perjalanan yang panjang. Sebagai, sekolah tinggi yang terus berkembang, akhirnya mampu melahirkan Sarjana-sarjana hukum agama Islam.

“Alhamdulillah, STISNU akhirnya tahun ini bisa mewisuda Sarjana S1 untuk semua progran studi. Ini adalah kali pertama STISNU melahirkan lulusannya,” kata Bahrudin, dijumpai di Kampus STISNU, kawasan pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Kamis, (14/1/21).

Dijelaskannya, di STISNU sendiri saat ini ada dua program studi. Yakni, program studi Hukum Ekonomi Syariah dan
Hukum Keluarga Islam.

Rinciannya yang akan diwisuda nanti adalah dari program studi Hukum Keluarga Islam sebanyak 84 orang, terdiri dari 50 laki-laki dan 34 perempuan. Sedangkan, yang diwisuda dari program studi Ekonomi Syariah jumlah 38 laki-laki dan 19 perempuan.

Para calon Sarjana S1 STISNU Tangerang Raya yang diwiauda menurut Bahrudin setelah menempuh pendidikan rata-rata 4 tahun. Para wisudawan dan wisudawati juga sebelumnya, telah menyelesaikan tugas akhir dengan mengerjakan skripsi sesuai program yang diambil.

“STISNU ingin melahirkan Sarjana yang bukan hanya pandai dan cerdas dalam bidak akademik, tetapi juga cakap ahlaq nya. Itu yang menjadikan perbedaan lulusan STISNU dengan lulusan lainnya,” imbuhnya.

Dijelaskan pula, prosesi wisuda sarjana S1 STISNU nanti akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dimana para wisudawan dan wisudawati sebelumnya harus lolos tes angigen.

Selain itu, saat di lokasi harus mengenakan face shield, memakai masker, menggunakan sarung tangan dan menjaga jarak. Di lokasi acara juga akan disediakan pengecekan suhu tubuh hingga hand sanitizer.

“Yang boleh datang hanya maksimal dua orang saja. Yang akan diwisuda dan pengantar satu. Lebih dari itu tidak boleh masuk,” tegasnya.

Terakhir, Bahrudin mengungkapkan, panitia wisuda juga sudah mengundang pihak Kopertais. Direncanakan yang akan hadir Sekretaris Bakor. Selain itu diundang pula Direktur Diktis.

“Lulusannya nanti semua bergelar Hukum atau SH,” tandasnya. (way).

12,770 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment