Aksi Unras Kumala, Polres Serang Kota Terjunkan Puluhun Personel

 

SERANG, (B1) – Aksi Unjuk Rasa (Unras) yang dilakukan Kumpulan Mahasiswa Lebak (Kumala) di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Propinsi Banten (KP3B), dikawal petugas kepolisian dari Polres Serang Kota, Selasa, (29/12/20).

Sebanyak 75 personel jajaran Polres Serang Kota, Polda Banten, diterjunkan guna pengamanan Unras tersebut yang dipimpin Kapolsek Curug AKP Dedi Rudiman.

“Hari ini, sebanyak 75 personel Polres Serang Kota dan Polsek Jajaran melaksanakan pengamanan aksi Unras yang dilakukan oleh Mahasiswa yang mengatasnamakan Kumala,” kata Dedi Rudiman di lokasi.

Lanjut Kapolsek, pengamanan dilakukan dengan simpatik, humanis dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Tahapan pengamanan pada hari ini harus sesuai SOP,” tandasnya.

Dedi menerangkan, seluruh personel tidak ada yang membawa senjata api meskipun peluru karet.

“Untuk seluruh personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata api. Kami sudah pastikan tidak ada yang membawa senjata api,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas menghimbau kepada masa aksi untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Seperti yang kita lihat dan ketahui bersama bahwa beberapa personel pengamanan membentangkan spanduk memberikan himbauan kepada masa aksi untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau hindari/dilarang berkerumun,” tuturnya.

Masih kata Kapolsek, pihaknya melaksanakan pengaman dengan humanis.

“Kita laksanakan Pengamanan dengan humanis dan Alhamdulillah, selama pelaksanaan aksi berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” ucapnya.

Sementara, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Unras Mahasiswa Kumala Bahudin mengucapkan ucapan terimakasih kepada aparat Kepolisian dari Polres Serang Kota.

“Kami selaku korlap dalam aksi ini mengucapkan terimakasih kepada Polres Serang Kota yang telah mengawal kami dalam aksi Unras ini,” kata Bahudin.

Bahudin menjelaskan, aksi Unras kali ini menuntut terkait kinerja Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten.

“Dalam aksi ini, kami Mahasiswa yang tergabung dalam Kumpulan Mahasiswa Lebak, menuntut kepada Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika untuk Prioritaskan Pendidikan di Banten. Tingkatkan kualitas kesehatan masyarakat Banten. Ciptakan Lapangan kerja bagi masyarakat Banten, entaskan angka kemiskinan, seriuskan penganan Covid-19 dan tinjau ulang perizinan pertambangan yang akan merusak lingkungan masyarakat Banten,” tegasnya. (hum/sus).

1,841 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment