Terkait Mutasi Pejabat, Fraksi PPP Kabupaten Tangerang Minta Kepala BKPSDM Dipanggil

 

TIGARAKSA, (B1) – Terkait mutasi dan rotasi pejabat beberapa hari lalu yang terkesan diam-diam dan ditutupi, Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tangerang, meminta agar ada pemanggilan terhadap Kepala BKPSDM.

Anggota fraksi PPP DPRD Kabupaten Tangerang Naziel Fikri meminta agar ketua DPRD Kabupaten Tangerang, secepatnya memanggil kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan.

” Fraksi PPP meminta kepada ketua DPRD Kabupaten Tangerang, agar secepatnya memanggil kepala BPKPSDM  untuk dimintai keterangan soal mutasi pejabat yang kemarin dilaksanakan, karena terkesan umpet-umpetan, seharusnya proses mutasi harus dilakukan secara transfaran,” kata Naziel, Minggu (25/10/20).

Selain meminta pemanggilan kepala BKPSDM, pihaknya juga mendorong dibentuknya pansus DPRD. Agar ke depan mutasi dan rotasi pejabat eselon tertata dengan baik, yakni dengan perencanaan yang matang.

” Sebagai wakil rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Tangerang, merasa malu kok mutasi pegawai sekarang terkesan tertutup. Bahkan banyak pengamat yang menyikapinya,” tukas, Ketua DPC PPP Kabupaten Tangerang, ini.

Lanjut Naziel, dirinya meragukan pernyataam kepala BKPSDM di salah satu media online yang menyatakan, mutasi yang dilakukan secara diam-diam atas arahan pimpinan.

“Masa pimpinan mengarahkan yang tidak baik seperti itu,” sebutnya.

Ia, meyakini tidak mungkin pimpinan merotasi kepegawaian secara diam-diam dan tengah malam. Terlebih undangan disebar pada tengah malam.

” Pimpinan yang mana yang dimaksud. Justru kalau dilakukan secara diam – diam akan berpotensi mengarah dugaan tansaksional transaksional,” tegas nya.

Sebelumnya Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail juga angkat bicara soal mutasi rotasi pejabat eselon Kabupaten Tangerang yang diadakan terkesan sembunyi-sembunyi itu. Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai, mutasi dan rotasi yang dilakukan BKPSDM Kabupaten Tangerang, minim perencanaan dan tidak transparan.

“Saya mendapat informasi bahwa surat undangan saja dibagikannya pada malam hari sekitar pukul 12.00 wib malam. Ini perlu diluruskan, kenapa tidak dua atau sehari sebelum pelaksanaan,” ucapnya. (cj/yat).

24,128 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment