Baliho Ben-Pilar Dirusak, Tim Hukum: Jangan Terprovokasi

 

TANGSEL, (B1) – Meskipun terjadi pengrusakan pada baliho pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan di beberapa titik, tim Ben-Pilar diimbau untuk tidak terprovokasi.

Ketua Tim Hukum Ben-Pilar Yopi Rianda mengatakan, tindakan pencabutan dan pengursakan gambar sosialisasi calon oleh oknum itu merupakan tindakan tidak terpuji. “Kami menghimbau agar tim dan pendukung tidak terpancing,” katanya.

Menurutnya, jika tindakan pengrusakan itu dilakukan oleh tim calon lainnya, ia menilai tindakan itu tidak bisa diteladani. Karena, tindakan itu merupakan tindakan provokasi yang bisa memicu keributan di Pilkada.

Sesuai dengan amanat Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan, kata dia, atribut yang dirusak itu bisa diganti dengan atribut yang baru. “Namun, jika nanti ada tindakan yang melanggar hukum, kami akan laporkan kepada pihak yang berwenang,” katanya.

Ia juga menambahkan, pengerusakan spanduk bergambar salah satu pasangan calon walikota dan wakil walikota tangsel jelas mencinderai citra demokrasi. “Barang siapa dengan sengaja melawan hukum menghancurkan,merusakan barang milik orang lain di ancam dengan pidana penjara 2 tahun 8 bulan yg tertuang dalam pasal 406 KUHP,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh tim Ben-Pilar untuk tidak terprovokasi. Menurutnya, gambar yang ditusak hanyalah alat, akan tetapi nama Ben-Pilar sudah melekat di hati masyarakat. “Terbukti hasil survey yang mengunggulkan mereka di semua lembaga,” ujarnya. (cj/om).

1,174 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment