Ketua DPRD dan Wali Kota Serang Beda Pendapat, Kapolres: Jaga Kekompakan

 

SERANG, (B1) – Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadith Pranoto bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengecek check point atau pos pemeriksaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Serang, Senin (14/9/20).

Pemeriksaan dilakukan secara sampling, di beberapa titik seperti Gerbang Tol (GT) Serang Timur (Sertim), Pasar Kalodran, dan Kawasan Simpang Lima (Palima).

Tidak seperti hari pertama, dari hasil pantauan kali ini, semua berjalan lancar dan seluruh petugas terlihat berada dilokasi.

Semua pengendara yang melintas, diperiksa suhu tubuhnya, dan yang lebih dari 37,5 derajat celcius, diwajibkan untuk memutar balik kendaraannya ke daerah asal dan pulang ke rumah.

“Semua sudah berjalan lancar, kami harapkan kekompakkan ini terus di jaga hingga akhir PSBB selesai. Untuk kepentingan kita semua, masyarakat Kota Serang,” kata Kapolres, dilokasi check point Palima.

Berdasarkan data dari Pemkot Serang, dari 22 ribu alat rapid test (RT) yang dimiliki, sudah terpakai sebanyak 20 ribu.

Jumlah tersebut, diakui Walikota Serang, Syafrudin, masih kurang, karena peningkatan covid saat ini perlu antisipasi.

Pihaknya mengaku sedang mengejar target WHO yang mengatur minimal test Swab 1 persen dari populasi.

“Standar WHO 1 persen dari jumlah penduduk, Kota Serang dibawah 1 persen. Kita keterbatasan alat dan sample yang dikirim ke Labkesda dan Litbang Kemenkes masih waiting list. Kalau perusahaan rata-rata swab mandiri, tetap koordinasi ke Dinkes. Kita kejar ke 1 persen,” kata juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19, Hari Pamungkas. (Baehaqi).

2,209 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment