Kuasa Hukum Warga Kunciran Jaya: Jangan Perlakukan Warga Seperti Binatang

 

TANGERANG, (B1) – Kuasa hukum warga Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, yang menolak eksekusi lahan untuk JORR Sijabat, SH, mengatakan sudah terlalu lama warga mencari kepastian kapan pembayaran. Empat tahun adalah waktu yang lama untuk pembebasan lahan warga, hingga akhirnya terjadi kettidak percayaan warga.

“Mereka harus mengosongkan lahannya, tapi mereka sampai saat ini belum dibayar. Warga tentu saja menolak. Kalau dibayar, ya pasti warga siap pindah kok,” ucapnya di lokasi, Selasa, (11/8/20).

Menurutnya, manusia itu bukan binatang yang bisa diusir begitu saja. Binatang, juga tidak pantas juga diperlakukan semena-mena.

“Satu-satunya kekayaan mereka itu hanya lahan dan rumahnya. Kalau mereka belum dibayar, terus harus meninggalkan rumahnya, bagaimana? Mereka rakyat kecil. Pemerintah jangan semena-mena memperlakukan rakyat. Mereka bukan binatang,” tukasnya.

Warga Kunciran Jaya menolak eksekusi lahan karena belum dibayar

Ketua RW 01 Kelurahan Kunciran Jaya, H Tamat mengatakan surat eksekusi diterima warga, Senin (10/8/2020) sore, sedangkan eksekusi dilakukan Selasa (11/8/20).

Ia juga mengaku mendukung warga yang tengah berjuang mencari keadilan. Kehadirannya ke rumah warga, sebagai bentuk dukungan moril ke warganya.

“Saya hadir di sini di tengah-tengah warga untuk sama-sama menolak eksekusi. Selesaikan dahulu lah dengan warganya ” tandasnya. (jo/way).

7,082 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment