Belum Dibayar, Warga Kunciran Jaya Pinang Ogah Dieksekusi Proyek JORR  

 

TANGERANG, (B1) – Terkatung-katung empat tahun dan belum dibayar, ratusan warga Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, menolak eksekusi lahan untuk proyek pembangunan JORR Jakarta-Kunciran-Cengkareng, Selasa (11/8/2020).

“Warga menolak eksekusi putusan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, karena sampai saat ini ada tiga kepala keluarga yang belum dibayar oleh Kementerian PUPR,” ungkap Saeful  salah satu kerabat warga yang lahannya belum dibayar.

Salah satu keluarga pemilik lahan Saeful Basri, putusan hukum terkait pembebasan lahan untuk proyek Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) belum finish. Namun mengapa tiba-tiba keluar putusan PN harus ada eksekusi lahan untuk pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta itu.

“Warga pada prinsipnya mendukung terhadap proyek strategis milik pemerintah. Namun kalau warga diperlakukan tidak adil seperti ini, sampai kapan pun warga akan menolak eksekusi dan tetap bertahan untuk mempertahankan haknya,” tandasnya.

Menurutnya, ada tiga kepala keluarga yang sampai saat ini belum dibayar. Jumlah lahan secara keseluruhannya mencapai 500 meter.

“Satu keluarga ada yang punya 100 meter ada yang punya masing-masing 200 meter. Salah satu warga itu adalah kakek saya,” ungkapnya.

Warga Kuniciran Jaya Pinang Tolak eksekusi lahannya

Keluarga lainnya, Edi juga mengungkapkan, Ia dan warga selalu mendukung program pemerintah. Namun, demikian ketika ada hak warga yang belum diselesaikan, diselesaikan secara adil.

“Kita selalu dukung program pemerintah. Tapi ya perhatikan juga masyarakatnya. Kita mau digusur, asal dibayar dulu. Ini, hanya janji-janji saja,” tukasnya. (Jo/way).

6,327 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment