Uji Coba KBM Tatap Muka di Cilegon Batal

 

CILEGON, (B1) – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, baru saja melakukan uji coba kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah saat pandemi Covid-19.

Uji coba dilakukan sejak Selasa (4/8/20) kemarin, dan dilaksanakan di 53 sekolah yang terdiri dari 40 sekolah dasar (SD) dan 33 sekolah menengah pertama (SMP).

Menurut rencana, uji coba tersebut akan dilakukan hingga Sabtu (8/8/2020).

Namun, belum sampai uji coba tersebut dilaksanakan sepenuhnya, dalam rapat evaluasi yang digelar oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon resmi menyatakan pembelajaran uji coba tatap muka yang sudah berjalan dihentikan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Erwin Harahap.

Erwin mengatakan, pembelajaran tatap muka untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Cilegon ditunda berdasarkan acuan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

“Hasil rapat untuk uji coba tatap muka ditunda karena Kota Cilegon masih menjadi zona kuning dan belum menjadi zona hijau. Dan sesuai SKB 4 Menteri, yang boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka adalah wilayah yang sudah menjadi zona hijau,” kata Erwin, kemarin.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah itu menambahkan, penundaan tersebut juga dikarenakan, adanya kenaikan pasien positif Covid-19 di Kota Cilegon.

Catatan hasil rapat evaluasi yang digelar juga beredar di sejumlah Whatsapp Group (WAG).

Dalam notulensi tersebut mengungkapkan, didapati adanya satu orang pelajar SMP di Kota Cilegon, dinyatakan positif Covid-19. (Baehaqi).

777 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment