Dindik Cilegon Bantah Ada Siswa Positif Covid

CILEGON, (B1) – Kabar yang menyatakan adanya pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cilegon, dibantah oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon.

Kasubag Program Evaluasi Dindik Cilegon Vania Eriza mengungkapkan, terkait informasi adanya pelajar SMP di Kota Cilegon yang positif Covid-19 merupakan kesalahan informasi.

“Pas kami telusuri ke Kepala Sekolahnya, salah info itu. Yang benar ada salah satu keluarganya yang terkonfirmasi positif. Jadi bukan siswanya,” ungkapnya, kemarin.

Hal itupun ditegaskan oleh Kepala Dindik Cilegon, Ismatullah.

Melalui panggilan telepon dirinya menyatakan, uji coba belajar tatap muka berdasarkan hasil rapat evaluasi dibatalkan karena ada penambahan angka positif Covid-19.

“Kebijakan itu kapanpun akan ditinjau ulang. Kalau kebijakan dengan Covid-19 fleksibel saja, tergantung kondusifitas. Karena khawatir jadi klaster baru, kita tutup aja uji coba (tatap muka) itu, sebelum SE keluar,” ungkapnya.

Terkait seorang pelajar yang dinyatakan positif dirinya mengungkapkan, hal tersebut merupakan kesalahan informasi.

“Jadi pas lebaran dia (si pelajar), bersentuhan dengan neneknya yang positif. Dan tindakan dari gugus Covid-19 atau Dinkes mengisolasi satu keluarga tersebut, salah satunya (pelajar) sekolah di SMP 7. Terkait positif atau enggaknya itu ke Dinkes. Prosedurnya kan di test rapid, tapi belum tau hasilnya. Dia gak masuk dan tidak ada di sekolah. Selasa tatap muka dia gak ke sekolah,” tandasnya. (Baehaqi).

846 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment