Kronologis Penangkapan Jaringan Ganja Antar Provinsi di Banten

 

SERANG, (B1) – Polda Banten melalui Ditresbarkoba berhasil ungkap sembilan penyelundup ganja antar provinsi. Ratusan kilo berhasil diamankan.

Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kamis, (30/7/20) menyampaikan kronologis pengungkapannya. Bermula awal Juli 2020 pihaknya mendapatkan informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dengan jumlah besar dari Aceh menuju Jakarta. Informasi tersebut kemudian dilakukan pendalaman informasi.

Pada 18 Juli, tim surveilance di Aceh monitor barang ada di Cipta Mandiri Cargo dan diberangkatkan ke Jakarta. Kemudian pada 23 Juli, target termonitor telah tiba di Bakauhuni Lampung dan akan menyeberang ke Merak.

Lalu tim Ditnarkoba melakukan penghadangan dan penangkapan di rest area tol Tangerang Merak kilometer 64. Ditemukan barang bukti jenis ganja dalam truk pengiriman barang.

“Setelah itu tim melakukan control delivery hingga ke kantor CMC di Cideng Jakpus. Kemudian pada Jumat hingga Minggu, 24-26 Juli, tim Gabungan Subdit melakukan penangkapan serentak di tiga lokasi berbeda. Yakni Cideng Jakpus (dua tersangja), Parung Bogor (dua tersangka) dan Aceh (lima tersangka),” ungkapnya.

Susatyo menerangkan, akibat perbuatannya, kesembilan tersangka telah melanggar pasal 114 ayat (2) pasal 111 ayat (2) pasal 132 ayat (2) undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancamannya, maksimum hukuman mati,” tegasnya.

Sementara, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengimbau, kepada masyarakat jauhi dan hindari narkoba.

“Kami mengajak kepada masyarakat untuk hindari Narkoba dan mohon peran aktif tokoh masyarakat, agar bisa membantu polisi dalam berantas Narkoba. Dengan cara melaporkan ke Polisi terdekat. Mengawasi perilaku anak-anak kita dan awasi rumah-rumah kontrakan yang rawan digunakan sebagai tempat transaksi,” terangnya. (kom/By).

1,877 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment