Wujudkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Lialang Bentuk KWT

 

SERANG, (B1) – Demi mewujudkan ketahanan pangan di wilayahnya, Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) dengan nama Melati Dua.

Dikatakan Lurah Lialang, Saniman, keinginan untuk membentuk KWT sendiri sudah direncanakannya semenjak dirinya bertugas di Kelurahan Taman Baru.

Namun hal tersebut belum sempat diwujudkan oleh Saniman, dikarenakan dirinya dipindah tugaskan di Kelurahan Lialang, tempat dimana saat ini dirinya mengabdi kepada Negara.

“Keinginan untuk membentuk KWT sendiri sudah cukup lama, sebelum saya pindah tugas kesini. Karena tidak sempat, akhirnya saya terapkan di Kelurahan Lialang ini,” kata Saniman, Senin (8/6/2020).

Dibantu sang istri yang juga merupakan Ketua KWT, Saniman berhasil membentuk KWT yang diisi oleh sebanyak 30 Ibu-ibu di Kelurahan Lialang.

Selain untuk mewujudkan ketahan pangan, lanjut Saniman, keberadaan KWT juga memiliki peran positif di masa pandemi Covid-19.

“Banyak manfaat yang di dapatkan dari menanam. Selain keuntungan dunia, InshaAllah (menjadi) bekal keuntungan di akhirat. Di masa sulit sekarang, dengan adanya KWT ini, bisa menjadi aktifitas di sela-sela WFH (Work From Home),” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua KWT Melati Dua, Tu’ah Yuningsih mengatakan, belum lama ini pihaknya mendapatkan bantuan berupa bibit benih dari Dinas Pertanian Kota Serang.

“Ada lima jenis benih yang diberikan oleh Dinas Pertanian dan sudah kami semai beberapa waktu yang lalu,” kata Ibu Lurah.

Adapun, lanjutnya, kelima jenis benih tersebut diantaranya cabai, terong, tomat, sawi, dan bayam.

“Setelah selesai masa penyemaian, benih akan kami pindahkan ke lahan atau media lainnya. Dipindahkan ke pelbek, kemudian akan kami kelompokkan. Setelah dikelompokkan akan disimpan di lahan yang sudah kami siapkan dengan luas kurang lebih 500 meter,” ucapnya.

Secara aktif dirinya rutin mengecek setiap perkembangan yang dilakukan di KWT Melati Dua, setiap dua minggu sekali.

Bahkan dirinya tidak segan untuk turun langsung memegang cangkul.

Sementara itu, Hamdiyah salah satu anggota KWT Melati Dua merasa bersyukur dengan dibentuknya KWT ini.

Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah terobosan dalam membantu pemasukan atau penghasilan ditengah pandemi Covid-19.

“InshaAllah, hasil panennya selain untuk kelompok, juga bisa dijual ke yang lain. Alhamdulillah sangat bermanfaat,” singkatnya. (Adv).

1,338 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment