Bahas Penerapan New Normal, Pemkot Serang Berharap Ekonomi Pulih Kembali

 

SERANG, (B1) – Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat mengenai wacana penerapan konsep tatanan kehidupan normal baru atau (New Normal), Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar rapat gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Serang dengan para stakeholder, pengusaha, dan tokoh ulama, Selasa (2/6/20).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua tim gugus tugas Covid-19 Kota Serang yang juga merupakan Walikota Serang Syafrudin menyambut baik adanya kebijakan tersebut.

“Sebetulnya, pertimbangan ini kalau menurut saya atas nama Pemkot Serang menyambut baik. Karena selama ini dari ditetapkannya Covid-19 tanggal 14 Maret 2020 sampai hari ini nampaknya kita ini sudah berada di kejenuhan. Kemudian juga yang PSBB yang berada dirumah saja juga mengandung resiko. Lalu pemerintah menerapkan new normal, ini salah satu bagian untuk bisa (membuat) masyarakat Indonesia termasuk Kota Serang akan kembali pulih,” kata Syafrudin.

Dengan diterbitkannya surat edaran Nomor 6 Tahun 2020 dari Pemerintah Pusat, pihaknya mengaku akan mengikuti kebijakan itu.

“Jadi dengan adanya aturan tersebut, Pemkot Serang tidak lagi menetapkan status. Baik status darurat bencana maupun status yang lainnya. Status ini nanti yang menerapkan dari pemerintah pusat. Kemudian juga mendukung keberlangsungan dunia usaha. Artinya, ada 8 poin yang disampaikan yang mendukung dunia usaha itu yang pertama pasar tradisional, pasar modern, restoran, hotel, tempat-tempat usaha baik cafe dan lainnya, sekolah, perijinan dan juga yang lebih penting lagi tempat peribadatan seperti masjid dan mushola,” ungkapnya.

Syafrudin juga menghimbau agar dunia usaha mempersiapkan diri untuk mengikuti protokol kesehatan, sesuai yang diterapkan oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Pengusaha harus dipersiapkan termasuk juga tempat ibadah yang ada di kota serang. Jika kita tidak bersama-sama menangani Covid-19 ini, nampaknya pemerintah akan susah jika masyarakat tidak mendengar terutama di dunia usaha. Seperti pasar rau dan lainnya. Kemudian tempat ibadah, dengan ditetapkannya new normal ini semua bekerja sama, semua sama-sama bekerja mulai dari TNI-Polri pengusaha, masyarakat sehingga semua terhindar dari Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin menambahkan bahwa, seluruh pemerintah memiliki kewajiban untuk bersama-sama memikirkan bagaimana agar ekonomi pulih kembali.

Dirinya juga mendukung adanya surat edaran Menteri Perdagangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang pemulihan aktivitas.

“Saya banyak menerima aduan dari pengusaha baik perdagangan maupun perhotelan yang sepi. Untuk melakukan itu, harus bersama-sama semua pihak sampai masyarakat. Kita berikhtiar bersama terlepas dari musibah ini dan harus memperhatikan kesehatannya,” tandasnya. (Baehaqi).

347 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment