SERANG, (B1) – Warga Ciracas, Kota Serang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Banten.
Juru Bicara (Jubir) tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, Hari W Pamungkas saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, pasien dengan jenis kelamin laki-laki tersebut, sudah dirawat di RSUD Banten pada tanggal 3 April 2020, dan meninggal pada Kamis (9/4/2020) pukul 12.30 WIB siang tadi
“Hasil Lab belum keluar, jadi belum bisa dipastikan terpapar Covid-19. Tapi gejala seperti batuk dan sebagainya mirip Covid-19 ada, namun tunggu hasil Lab,” kata Hari.
Sementara itu, untuk satu korban warga Unyur, Kota Serang yang positif Covid-19 kemarin, sambung Hari, keberadaannya saat ini sudah dalam tahap penanganan di RSUD Banten.
“Sedangkan untuk keluarganya sedang melakukan karantina mandiri,” ucapnya.
Diketahui, saat ini pasien yang positif terpapar virus Corona (Covid-19) di Kota Serang bertambah menjadi dua orang.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang M Ikbal, Kamis (9/4/2020).
“Informasinya benar total positif Covid-19 ada dua, satu dari Kelurahan Unyur yang data sebelumnya. Sore ini dapat informasi dari Kelurahan Penacangan ada satu, sekarang pasiennya masih di rawat di RSUD Banten,” kata Ikbal.
Saat ini, pihaknya tengah menyesuaikan data dan mengakui adanya keterlambatan informasi di jajarannya.
“Saya baru dapat infonya, karena ada kesibukan saya telat mendapat infonya. Pasien ini hasil Lab nya sudah ada dan positif dengan inisial AG dengan usia 37 tahun, jenis kelamin laki-laki, tinggal di Komplek Untirta, Kelurahan Penacangan, Kota Serang,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya langsung menurunkan petugas untuk melakukan karantina lokal di wilayah Penancangan, seperti yang dilakukan ditempat pasien yang sebelumnya di Kelurahan Unyur. (Baehaqi).
























