Lawan Covid-19, Pemprov dan Tim CSR Salurkan APD ke RSUD Banten

 

SERANG, (B1) – Sebagai salah satu upaya penanggulangan Covid-19 di Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama tim Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Banten, bekerjasama membangun kepedulian untuk mendonasikan alat pelindung diri (APD), untuk digunakan paramedis dan dokter yang bertugas di RSUD Banten sebagai pusat rujukan Covid-19 di Banten.

Bantuan APD diberikan Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten sebanyak 100 unit. APD tersebut merupakan atribut yang biasa digunakan oleh pegawai di UPTD Pelayanan dan Pengujian Veteriner pada Distan Provinsi Banten.

Satu set/ unit APD ini single use tersebut hanya untuk sekali pakai. Alat Pelindung Diri (Personal Protective Equipment/PPE) merupakan unit pakaian atau peralatan khusus yang dikenakan oleh petugas kesehatan untuk perlindungan diri dan untuk membantu mencegah penyebaran kuman kepada dirinya atau antar pasien.

Bantuan juga diberikan PT Mayora berupa APD sebanyak 60 set dan Google APD sebangak 3000 unit. Bantuan tersebut adalah salah satu hasil koordinasi tim CSR Provinsi Banten, dengan beberapa mitra dalam hal ini perusahaan-perusahaan di Banten untuk turut berpartisipasi.

Bantuan dari PT. Mayora, diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti dan akan didistribusikan ke RSUD Banten. Karena hari ini, Rabu (25/3/20), RSUD Banten, resmi beroperasi sebagai pusat rujukan penanganan Covid-19 di Banten.

“Kami mengapresiasi langkah Tim CSR Banten sebagai wadah penyaluran dana bantuan CSR mengingat masih banyak perusahaan yang bingung harus ke mana menyalurkan bantuan terutama saat wabah Covid-19 melanda nusantara khususnya Banten,” kata Bambang, Perwakilan PT Mayora, yang didampingi tim CSR Provinsi Banten Sunaryo

Gubernur Banten Wahidin Halim mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian semua unsur. Baik dari internal maupun eksternal, Pemprov Banten terhadap penanganan Covid-19 di Banten. Ia meyakini, dengan bergotong royong, akan banyak nyawa masyarakat Banten yang tertolong dari bahaya pandemi Covid-19 ini.

“Karena APD ini memang sangat dibutuhkan oleh paramedis dan dokter kita. Mereka yang menjadi garda terdepan menangani pasien, sehingga harus dilindungi dari bahaya penularan Covid-19 dan bisa terus bekerja dengan baik,” tandas Gubernur.

Gubernur berharap, akan lebih banyak lagi pihak-pihak yang peduli terhadap penanganan Covid-19 di Provinsi Banten sebagai bentuk nyata memerangi pandemi ini.

“Dengan bekerjasama, mudah-mudahan pandemi ini lebih cepat berakhir tanpa harus lebih banyak lagi memakan korban,” pungkasnya. (kom/sus).

914 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment