Surat Undangan Disoal, KNPI Ali Hanafiah ‘Tantang’ Kubu Rano Alfath

 

SERANG, (B1) – Menanggapi pernyataan dari kubu KNPI Banten versi Fajrieansyah yang menduga kegiatan Dispora Banten ditumpangi oleh agenda Rakerda kubu KNPI versi Abdul Aziz, Ketua KNPI Banten versi Abdul Aziz, Ali Hanafiah mengungkapkan bahwa dalam agenda yang dihelat mulai Senin, 24 sampai Rabu, 26 Februari 2020 di Pendopo Banten, tidak ada kegiatan Rakerda sama sekali.

Karena menurut rencana, kegiatan Rakerda baru akan digelar setelahnya dalam waktu dekat ini.

“Tidak ada kegiatan Rakerda dalam acara yang digelar tiga hari ini. Kegiatan Rakerda mungkin akan digelar beberapa hari ke depan, peserta pelatihan dengan peserta Rakerda itu terpisah,” ujarnya, Selasa (25/2/20).

Secara tegas dirinya menyatakan, bahwa pihaknya tidak mendapatkan keuntungan materi sepeserpun dari kegiatan tersebut, karena kegiatan itu murni kegiatan Dispora yang menggandeng KNPI.

“Kami bersyukur, Gubernur Provinsi Banten melalui Dispora sudah peduli terhadap gerakan pemuda, terbukti dengan diajaknya KNPI bekerjasama dengan Dispora dalam kegiatan pelatihan karakter pemuda,” jelasnya.

Selain itu, Ali mengajak KNPI kubu Rano Alfath untuk melakukan diskusi terbuka terkait hal tersebut.

“Rano Alfath, Sekjennya dan Ferry Renaldi, saya tantang berdiskusi kalau memang intelektual muda. Tempatnya dimana saja, akan saya hadapi. Kita duduk bersama untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Jangan melakukan opini-opini yang tidak jelas, kasihan Kadispora, kasihan ke Gubernur yang sudah sangat peduli terhadap pemuda Banten,” katanya.

Sementara terkait surat yang beredar dengan tanda panitia Rakerda, Ali menyatakan bahwa itu merupakan persoalan internal yang tidak perlu dipermasalahkan oleh kubu lain maupun Dispora.

“Saya rasa itu urusan internal kami, tidak ada hubungannya dengan yang lain,” tegasnya. (Baehaqi).

1,192 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment