Petani Cisauk Temukan Benda Mirip Bom di Kebun

 

TANGERANG, (B1) – Seorang petani yang sedang berladang di kebun yang berada salah satu bilangan Cisauk, kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dikejutkan dengan adanya sebuah benda mencurigakan yang diduga mirip sebuah bom jenis Mortir.

Kapolsek Cisauk, AKP Rolando VA Hutajulu membenarkan hal tersebut serta menjelaskan, penemuan benda mirip bom Mortir ini berlokasi di kampung Kedokan, Desa Cibogo, kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Rolando juga mengungkapkan, penemuan benda ini berawal, (21/2) siang hari, sekitar pukul 13.30 WIB seorang warga (saksi) sedang mencangkul sebidang tanah kosong miliknya.

Namun, kata Rolando, di saat mencangkul tanah, pacul saksi mengenai benda keras, kemudian saksi masih melanjutkan mencangkul tanah tersebut.

“Benda keras tersebut terlihat mencurigakan dan setelah ditarik oleh anak saksi benda tersebut berat. Lalu ditarik oleh saksi dari tanah dan didapati ada seperti baling-baling dibagian belakang benda menyerupai Mortir,” ungkap Rolando.

“Kemudian saksi langsung menghubungi Jaro AKRI yang langsung menghubungi Polsek Cisauk guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Rolando, menambahkan, Sabtu (22/2/2020).

Lebih jauh, Rolando menambahkan, seusai menerima laporan serta meninjau lokasi penemuan Mortir, pihaknya langsung memasang garis polisi serta menghubungi penjinak Bom (Jibom) dari Polda Metro Jaya (PMJ) untuk mengevakuasi.

“Mortir dapat diangkat serta diamankan oleh tim Jibom untuk di bawa ke Polda Metro Jaya,” terang Rolando, melalui keterangan tertulisnya yang diterima yang diterima Bantensatu.co.

Menurut Rolando, benda tersebut adalah Bom militer jenis Mortir berkarat dan masih aktif dengan ukuran panjang kurang lebih 35 cm, diameter 9,5 cm, sisa perang dunia ke II.

“Karena area lahan tersebut bukan lahan untuk latihan Militer. Untuk area lahan penemuan Mortir, dinyatakan aman,” jelas Rolando, menegaskan.

“Dihimbau kepada masyarakat, apabila menemukan benda-benda yang mencurigakan segera melaporkan ke Kepolisian terdekat untuk di tindak lanjuti,” pungkasnya ke B1. (BY).

8,473 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment