Juara, TBM Nawacita Wakil Cilegon ke Tingkat Provinsi

 

CILEGON, (B1) – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Nawacita, keluar sebagai juara pertama mewakili Kecamatan Jombang dalam lomba kegiatan apresiasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal (PTK-PNF) berprestasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon.

Dengan begitu, TBM Nawacita akan maju ke lomba selanjutnya di tingkat Provinsi untuk mewakili Kota Cilegon pada kegiatan yang sama yang menurut rencana akan dilaksanakan pada bulan Mei 2020 setelah lebaran.

“Alhamdulillah berkat usaha dari para pengurus dan relawan, kami mendapatkan peringkat 1 tingkat Kota Cilegon. Usaha yang selama ini di bangun oleh pengurus TBM tidak sia-sia, dan dengan prestasi yang luar biasa ini, kedepan harus kita persiapkan. Untuk lomba ini sendiri tahapannya yang kita lalui mulai dari pembuatan profil, pembuatan makalah, dan presentasi mengenai konsep yang sedang dan akan di jalankan di TBM seperti apa,” jelas Ketua TBM Nawacita Irfan Ali Hakim, Selasa (18/2/2020).

Sebelum merintis TBM Nawacita, lanjut Irfan, dua tahun sebelumnya dirinya juga pernah merintis TBM di Kecamatan Jombang, Kelurahan Sukmajaya di lingkungan warga pemulung.

Namun, TBM tersebut hanya berjalan lima bulan, karena kekurangan relawan.

“Kita off dari lingkungan warga pemulung, dan di tahun 2019, saya coba menggagas kembali dengan melibatkan teman-teman yang memang konsen di dunia Literasi, mendirikan TBM Nawacita yang berada di Lingkungan warga bantaran kali. Alhamdulillah sudah berjalan hampir enam bulan, dan sebagai mobilisatornya kita buat komunitas Literasi nya yaitu Komunitas Warga Literasi (Wali),” jelasnya.

Selain didukung oleh pengurus yang konsen dalam dunia Literasi, adanya dukungan dalam bentuk program dengan BBC juga ikut membantu perjalanan TBM Nawacita saat ini.

“Saat ini sudah mulai terpola karena ada jam belajarnya setiap Senin dan Rabu sore dengan berbagai pembelajaran mengenai keterampilan dan PAUD, juga ada tambahan program belajar yang bersifat tentatif berupa pengetahuan dasar dan kursus bahasa inggris gratis hasil kerjasama yang merupakan CSR dari lembaga kursus BBC yang respect dengan menurunkan pengajarnya begitu tahu TBM ini dibuka. Dari mulai hanya tujuh orang, kini anak-anak yang belajar di TBM semakin bertambah dari sepuluh, lima belas hingga dua puluhan anak dan karena ada berbagai usia, sekarang malah harus membuat dua kluster untuk anak-anak dibawah empat tahun, SD, dan SMP,” tambahnya.

Selain itu, masih kata Irfan, anak-anak yang ikut juga bukan hanya dari wilayah terdekat, namun dari wilayah lain seperti Samandaran, Kranggot, dan dari wilayah yang cukup jauh masuk dalam wilayah Kabupaten Serang juga ada yang ikut, yaitu dari masyarakat di dekat perusahaan Wilmar, Bojonegara.

Atas prestasi yang sudah diraih, dirinya berpesan kepada para pengurus agar lebih aktif dan lebih giat lagi.

“Pengelolaannya harus cukup serius tidak hanya sambil berjalan saja untuk membuat program inovatif lainnya. Agar lebih diperbanyak lagi program-program yang bersifat kreatifit seperti seni budaya, mendongeng, dan lain-lain. Adapun program jngka pendeknya yaitu pembenahan program, dengan menggalakkan budaya bertutur, dan membuat terobosan program seperti sekolah tadabur atau refleksi terhadap lingkungan alam, sehingga proses kegiatannya tidak hanya di TBM saja, suatu saat kita bisa ajak anak-anak di TBM Nawacita ke pantai atau tempat terbuka lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, Hikmatullah atau yang lebih populer dengan nama Ismet El-Seruni selaku dewan juri menyampaikan, terpilihnya TBM Nawacita sebagai juara pertama dalam lomba pengelola TBM dikarenakan TBM Nawacita dinilai mempunyai kelebihan berupa karya fisik dalam bentuk buku dongeng yang ditulis oleh Ketua TBM Nawacita Irfan Ali Hakim.

“Secara penilaian, selain konsep makalahnya yang bagus, presentasi yang di sampaikan juga sangat luar biasa. Selain itu TBM Nawacita sudah mempunyai karya fisik berupa buku dongeng Putri Kelana juga punya karya film mengenai sejarah geger Cilegon yang diperankan oleh Sekretaris TBM Nawacita, kang Rizal Arif Baihaqi. Meski secara usia TBM Nawacita belum lama berjalan, secara administrasi dan persyaratan lainnya sudah berhasil melampaui TBM lainnya yang ada di Kota Cilegon,” singkatnya.

Untuk diketahui, TBM Nawacita berhasil menjadi juara pertama dengan total nilai 266, di susul oleh TBM Rahma dari Kecamatan Cilegon dengan nilai 259 dan TBM Al Barokah Kecamatan Pulomerak dengan nilai 236. (Baehaqi).

1,187 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment