‘Stop Skullbreaker Challenge’ Ini Himbauan Polisi

BANTEN, (B1) – Perkembangan media
sosial sangat mempengaruhi kehidupan manusia di zaman sekarang. Hal ini menjadi faktor yang menyebabkan munculnya berbagai challenge di internet yang viral ke seluruh dunia.

Bahkan banyak remaja yang mengalami cedera dan kematian akibat mencoba challenge berbahaya ini, tanpa memikirkan dampak terburuknya, bagi diri sendiri dan orang lain.

Akhir akhir ini, media sosial kembali dikejutkan dengan tren challenge baru. Kali ini giliran Skullbreaker Challenge, aksi tersebut dilakukan oleh 3 orang dengan cara berbaris. Ketika orang yang di tengah melompat, kedua rekannya akan menjegal kaki tersebut hingga terjatuh.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi menghimbau agar masyarakat tak mengikuti aksi berbahaya tersebut. Ia mengaku, khawatir akan keselamatan pengikutnya.

“Kami minta tolong kepada para orang tua, sahabat-sahabat Polri, Guru-guru di sekolah, agar lebih ekstra anak-anak dijagain ya. Diingatkan dan diberikan pemahaman tentang bahayanya permaianan ini,” kata Edy.

“Lagi ada trend baru ngerjain orang model gini, dimana ini bahaya banget,“ kata Edy Sumardi melalui selulernya, saat dimintai tanggapan oleh Jurnalis Bantensatu.co (B1) terhadap isu video tren tersebut.

Edy Sumardi menuturkan, jika terdapat korban jiwa dalam aksinya tersebut dapat dikenakan tindak pidana. Menurut Edy Sumardi, potensi adanya korban jiwa sangat besar, bahkan sangat fatal dan bisa mengakibat patah tulang, lumpuh atau kematian.

“Jeratan Pasal 359 KUHP, dugaan karena unsur kesengajaan atau karena lalai nya dapat mengakibat meninggalnya seseorang atau Pasal 360 KUHP Karena kesengajaan atau karena lalainya mengakibatkan orang lain terluka berat,” terang Edy.

“Akibat suatu tindakan yang dilakukan tersebut, maka para pelaku akan di tindak berdasarkan hukum pidana,” imbuh Edy Sumardi ke B1, Sabtu (15/2/20).

Diakhir penyampaianya, mantan Waka Polresta Pekanbaru – Riau ini, mengajak ke seluruh sahabat Polri, jadilah pengguna media sosial yang baik, bijaksana, dan selalu memastikan keselamatan menjadi prioritas diri sendiri dan orang lain.

“Saring terlebih dahulu sebelum sharing, cek sumbernya dan apa manfaatnya, jika konten dan informasi tersebut gak baik, cukup Stop di diri kita aja. Selamat berakhir pekan bersama keluarga yang anda cintai,” tukasnya. (man).

1,051 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment