Meriahkan HPN 2020, Komunitas Wali Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Donasi

 

CILEGON, (B1) – Komunitas Warga Literasi (Wali) yang berada dibawah naungan Yayasan Nurani Dhuafa Indonesia (NDI), mengajak masyarakat di Kota Cilegon untuk ikut pelatihan jurnalistik sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembangnya literasi.

Pelatihan Jurnalistik dengan tema ‘Menulis Itu Mudah’, dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan wawasan maupun pengetahuan kepada masyarakat, dalam rangka memerangi peredaran hoax, sekaligus dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020.

Ketua Komunitas Wali, Rizal Arif Baihaqi mengatakan, pelatihan jurnalistik yang rencananya akan dilaksanakan pada 28 Februari 2020 di Aula Dinas Pendidikan Kota Cilegon tersebut, dibuka untuk masyarakat umum.

“Terbuka untuk semua, pendaftarannya gratis tidak dipungut biaya, cukup donasi (minimal) satu buku bacaan saja,” kata Rizal, Jumat (14/2/2020).

Pemeran utama dalam film Ki Wasyid ini juga mengatakan, pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Komunitas Wali tersebut, akan diisi oleh pemateri yang merupakan salah seorang wartawan senior yang telah menggeluti dunia jurnalistik selama puluhan tahun.

“Kita ingin mengajak masyarakat itu untuk menulis, karena menulis itu mudah, seperti tema yang kita sampaikan dalam kegiatan pelatihan jurnalistik ini. Pematerinya nanti ada wartawan senior, bang Iffan Gondrong,” ujarnya.

Tingginya angka partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi terhadap berbagai hal, ungkap Rizal, dianggap akan lebih bermanfaat jika diimbangi dengan keterampilan menulis yang baik dan benar.

“Sehingga resiko yang memungkinkan seseorang menjadi penyebab beredarnya informasi bohong dan menyeret seseorang ke ranah hukum dapat dihindari melalui pelatihan menulis dengan standar jurnalistik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nurani Dhuafa Indonesia Irfan Ali Hakim berharap, pelatihan jurnalistik tersebut dapat memberikan manfaat terutama dalam menumbuhkan literasi khususnya bagi pemuda di Kota Cilegon.

Irfan juga mengatakan, ditengah kemajuan dan perkembangan teknologi, kemampuan menulis menjadi syarat penting bagi kehidupan.

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Cilegon, agar gemar dan memahami cara menulis. Selain itu, kegiatan jurnalistik ini untuk meminimalisir beredarnya informasi atau berita bohong (hoax) yang disampaikan melalui media sosial,” tuturnya. (Cj/Takin).

4,159 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment