Pandeglang-Lebak Diguncang Gempa

 

PANDEGLANG, (B1) – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4.8, mengguncang wilayah kabupaten Pandeglang dan Lebak.

Analisis BMKG menunjukkan bahwa titik gempa dengan kedalaman 5 kikometer itu, terletak pada koordinat 6.81 LS – 105.32 BT, tepatnya berada di Laut pada jarak 103 km Barat Daya Pandeglang.

Hasil peninjauan dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran dalam Lempeng Eurasia.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho mengatakan, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG, dan berdasarkan laporan dari masyarakat.

Guncanganya dirasakan di wilayah Malingping dengan Skala Intensitas II MMI, Cijaku dengan Skala Intensitas II MMI, Banjarsari dengan Skala Intensitas II MMI, Binuangeun dengan Skala Intensitas III MMI, Panggarangan dengan Skala Intensitas III MMI, Cihara dengan Skala Intensitas III MMI, Anyer dengan Skala Intensitas II – III MMI, dan Pandeglang II MMI.

“Hingga laporan ini dibuat pukul 13:03 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” katanya, Senin (10/2/2020).

Ia menghimbau, masyarakat agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG. Sebab, BMKG akan terus memantau perkembangan gempa bumi tersebut, meski tidak berpotensi Tsunami.

“Pastikan informasi resmi Gempa bumi dengan Skala Magnitudo kurang dari 5 (lima) hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui website,” ungkapnya.

Sampai saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. (Baehaqi).

770 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment