Soal Aset, Akademisi Sebut Pemkab Serang Tidak Taat Hukum

 

SERANG, (B1) – Belum adanya pelimpahan aset dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang ke Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus menuai polemik.

Sejumlah pihak menilai, seharusnya diusia Kota Serang yang memasuki ke-13 tahun, persoalan aset tersebut sudah selesai.

“Polemik penyerahan aset Pemkab Serang yang ada di wilayah Kota Serang seharusnya tidak terjadi apabila Pemkab Serang taat hukum. Tetapi yang terjadi justru Pemkab Serang seolah mengajarkan kepada rakyat untuk melawan hukum,” kata akademisi STIE Banten, Didi Wandi melalui press release, Jumat (24/1/2020).

Sesuai peraturan undang-undang, lanjut Didi, seharusnya dalam kurun waktu lima tahun sejak Kota Serang dimekarkan, seluruh aset Pemkab Serang yang berada di wilayah Kota Serang harus sudah diserahkan.

Namun nyatanya, lanjut Didi, hingga saat ini masih belum semuanya diserahkan.

“Terutama aset Pemkab Serang Kantor Bupati, Setda dan Gedung DPRD Kabupaten Serang yang hingga kini masih ditempati oleh Pemkab dan DPRD Serang, serta beberapa kantor OPD yang lokasinya di Kota Serang,” ujarnya.

“Seharusnya Pemkab Serang menyerahkan aset-aset tersebut secara hukum, walaupun secara fisik meminta kepada Pemkot Serang untuk tetap di pinjam pakai. Sehingga, Pemkab tidak memberikan contoh melawan hukum. Ini tentu akan menjadi preseden buruk bagi pemerintah kabupaten sendiri,” tambahnya.

Selain itu, masih kata Didi, di lokasi yang saat ini akan dijadikan Puspemkab Serang, yang tanahnya telah dibebaskan, hingga saat ini belum ada satupun gedung atau perkantoran dibangun di sana.

Dirinya pun mengaku menyesalkan hal tersebut.

“Kalaupun kita tahu bahwa tanah tersebut dalam posisi disita KPK karena masuk dalam kasus-kasus yang sedang disidik KPK dalam kasus TCW, tetapi kan tidak seluruhnya, masih ada bagian lain yang tidak bermasalah. Tetapi hampir 5 tahun kepemimpinan sekarang tidak satu jengkal pun tanah tersebut di manfaatkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Walikota Serang Syafrudin meminta kepada Pemkab Serang agar seluruh aset Pemkab yang ada di wilayah Kota Serang segera diserahkan.

“Harapan kami secara administrasinya saja dulu, fisiknya nanti. Jadi ada progres, lebih baiknya administrasi dan fisiknya diserahkan,” kata Syafrudin belum lama ini. (Baehaqi).

3,481 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment