Panggil Kepala Kemenag, Bawaslu Kabupaten Serang Segera Lakukan Kajian

 

SERANG, (B1) – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Serang Tb Syihabudin, akam dipanggil Bawaslu Kabupaten Serang, terkait ucapannya dalam sebuah video berdurasi 73 detik, yang seperti mengisyaratkan mendukung Tatu Ratu Tatu Chasanah, agar maju kembali pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Serang 2020.

Berdasarkan informasi yang diterima, pemanggilan tersebut dilakukan pada Selasa, 21 Januari 2020, kemarin.

Syihabudin dimintai klarifikasi oleh salah seorang komisioner Bawaslu Kabupaten Serang, Sulyantarudin.

Di konfirmasi mengenai kebenaran hal itu, Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Serang Ari Setiawan mengatakan, pemanggilan terhadap Syihabudin, merupakan tindak lanjut Bawaslu dari didapatnya informasi, mengenai dugaan pelanggaran pemilu di beberapa media dan sebuah rekaman video.

“Kami ingin mengetahui apa maksud dan tujuan ucapan dari yang bersangkutan pada saat itu. Nanti kalau ada unsur yang dianggap menyalahi ketentuan sebagaimana peraturan perundangan-undangan, maka akan kami segera tindaklanjuti,” terang Ari.

Selain akan melakukan pendalaman dan kajian dari hasil klarifikasi, Ari mengatakan, tidak menutup kemungkinan Bawaslu juga akan melakukan pemanggilan terhadap pihak lain untuk mendapatkan informasi tambahan yang menguatkan.

“Tidak menutup kemungkinan, Bawaslu akan lakukan itu (pemanggilan pihak lain), sampai kami memberikan kesimpulan apakah ini termasuk ke dalam pelanggaran pemilu atau tidak. Bisa jadi (memanggil pihak lain) kalau dibutuhkan menurut teman-teman yang melakukan kajian,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, bahwa hasil klarifikasi yang sudah di dapat, akan di bahas bersama tim internal Bawaslu.

Sebelumnya, ucapan Syihabudin dalam sebuah video, yang mengisyaratkan dukungan kepada Bupati Serang, Tatu Chasanah, agar maju lagi di periode berikutnya, dinilai tidak etis dan melanggar kode etik ASN oleh aktivis pemuda Banten Khoerul Umam.

Dalam video tersebut, Syihabudin diduga mengucapkan dukungan politik kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, dalam acara silaturahim, dzikir dan do’a untuk keselamatan masyarakat Kabupaten Serang yang digelar di Lapangan Tenis Indoor Setda Kabupaten Serang, di hadapan ratusan jamaah yang meliputi pegawai Kemenag dan guru RA.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Serang menyampaikan, berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, dijelaskan bahwa setiap ASN dilarang memberi dukungan atau melakukan kegiatan yang mengarah pada politik praktis pada kontestasi Pilkada, Pileg, dan Pilpres.

“Yang jelas dalam undang-undang itu tidak boleh membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan salah satu calon,” jelasnya.

“Tunggu saja hasil kajiannya, kalau ada pelanggaran soal netralitas, ASN melanggar pasti kita panggil. Kajian akan dilaksanakan secepatnya,” tandasnya. (Baehaqi).

48,309 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment