Ketua DPRD Kota Tangerang Sikapi Banjir: Pentingnya Peduli Lingkungan

 

TANGERANG, (B1) – Bencana banjir yang melanda wilayah Kota Tangerang, menurut Ketua DPRD Kota Tangerang, menjadikan masyarakat Kota Tangerang, semakin sadar akan pentingnya peduli terhadap lingkungan. Selain, sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, semangat kebersamaan gotong royong juga semakin tinggi.

“Banjir di Kota Tangerang, akhirnya menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Namun, karena banjir pula, warga Kota Tangerang, bersatu padu membantu sesama. Tidak ada lagi tuh memandang dari mananya, semua kompak turun membantu,” kata Politisi PDI Perjuangan, ini, Selasa, (7/1/20).

Namun, demikian menurutnya, permasalah banjir di Kota Tangerang, harua dicarikan solusi. Selain itu pula, harus dipertanyakan, kenapa banjir bisa terjadi.

“Apakah keberadaan bangunan yang menyalahi peraturan perizinan atau lainnya. Untuk hal itu, tentu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus bersikap tegas,”

Dikatakan, yang dimaksud bersikap tegas itu, yakni Pemkot harus berani mencabut izinnya, atau membongkar bangunannya.

“Kalau memang benar menyalahi perizinan, cabut izinnya atau bongkar bangunannya. Pemkot harus tegas,” tegasnya.

Menurutnya, pantauan di sejumlah wilayah harus diakui masih ada bangunan yang diduga menyalahi perizinan. Misalnya ada bangunan yang berdiri di dekat bantaran sungai, atau lahannya lebih rendah dari permukaan sungai.

Selain itu, sejumlah perumahan yang dilanda banjir itu, menurut sejumlah narasumber, memang sejarah lahannya adalah rawa, atau ada juga yang dibangun di wilayah cekungan.

“Banjir yang terjadi kemarin itu (Rabu, 1/1/2020) dan bahkan sampai saat ini juga masih ada yang belum surut, harus dijadikan pembelajaran oleh semua pihak. Tidak perlu saling menyalahkan,” imbuhnya.

Namun demikian, lanjut Gatot, hal penting saat ini adalah bagaimana Pemkot menangani pasca banjir. Sebab, pasca banjir masih tetap menganggu aktifitas warga.

“Di sana ada persoalan sosial dan kesehatan. Itu pekerjaan rumah Pemkot,” tandasnya.

Menurut Gatot, penanganan pasca banjir, masyarakat membutuhkan pendampingan dari Pemkot. saat disinggung apakah DPRD akan mendorong Pemkot merelokasi warga yang terkena banjir, menurutnya ide tersebut cukup sulit.

“Mau direlokasi ke mana? Kota Tangerang ini sempit. Yang penting sekarang perencanaan pembangunan Pemkot ke depan harus lebih baik. Kalau ada bangunan baru seperti gedung-gedung bertingkat atau apartemen, harus diawasi dan dikaji dengan baik perizinannya,” pungkasnya. (jo/way).

77,772 kali dilihat, 767 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment