Dituding Terlibat Korupsi, ATN Tantang FPKS Diskusi dan Siap Lapor Polisi

 

SERANG, (B1) – Mantan Bupati Serang dua periode A Taufik Nuriman (ATN), mempertanyakan dasar tudingan para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Forum Penyelamat Kabupaten Serang (FPKS) di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Senin (9/12/19), siang.

Dimana menurut Taufik, dalam aksinya, para pendemo menduga bahwa dirinya terlibat dalam kasus korupsi pada perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Serang Berkah Mandiri (SBM) dan PD PK Ciomas atau PT LKM pada saat menjabat Bupati Serang periode 2010-2015.

Secara tegas, Taufik membantah bahwa tudingan itu sama sekali tidak benar.

Ia menduga, isu ini sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan nama baik dirinya dan putranya Eki Baihaki yang akan maju pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Serang 2020 mendatang.

“Ini fitnah, keterlibatan saya itu dalam hal apa. Pada saat itu saya tidak pernah mengintervensi perusahaan tersebut, silakan tanya ke Direktur PT BSM (saat itu), Setiawan. Begitupun dengan PT LKM Ciomas, pengurusnya pun saya tidak ada yang kenal, direkturnya saja saya tidak tahu,” kata Taufik di temui di kediamannya, Senin sore.

Karena merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya, dalam waktu dekat dirinya akan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

“Kalau mereka (pendemo) tidak ada yang datang ke sini memberikan penjelasan, maka akan saya laporkan. Saya menduga mereka itu pendemo bayaran yang tidak mengerti persoalan,” tandasnya.

Secara terbuka, Taufik bahkan menantang para pendemo maupun pihak yang ada di bekakang semua itu untuk menggelar diskusi.

Dirinya menilai, apa yang menjadi tuntutan para pendemo bukanlah sebuah upaya untuk menegakkan hukum, namun terkesan sebagai sebuah serangan dalam kontestasi politik.

Ditempat yang sama, Eki Baihaki putra ATN yang akan maju dalam Pilkada Kabupaten Serang 2020, merasa lucu dengan adanya tudingan tersebut.

 

Sebelumnya, melalui selebaran, FPKS mendesak institusi hukum untuk segera memeriksa dugaan keterlibatan ATN dalam sejumlah kasus korupsi yang terjadi saat dirinya menjabat sebagai Bupati Serang. (Baehaqi).

46,434 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment