Kementerian PUPR Bangun 128 RTLH di Kota Serang

 

SERANG, (B1) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, berikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat Kota Serang.

Berdasarkan data dari DPRKP Kota Serang, sebanyak 128 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), akan menjadi layak huni yang terdiri dari Kelurahan Bendung 25 unit, Kelurahan Banten 56 unit, Kaligandu 9 unit, Kelurahan Kalodran 13 unit, dan Kelurahan Pacaklasana 25 unit.

Sementara hingga November 2019 ini, rumah yang dibangun menggunakan dana APBN tersebut baru sebanyak 64 unit dari jumlah total 128 unit, dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

“Ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Makanya dibuatkanlah program rutin pada setiap tahun. Yaitu, program BSPS,” ungkap Kepala DPRKP Iwan Sunardi, usai melakukan penyerahan kunci kepada masyarakat di Kampung Bendung, Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kamis (28/11/2019).

Iwan juga menjelaskan, dengan adanya program dari Kementrian PUPR, kawasan kumuh di Kota Serang semakin berkurang, dimana pada tahun 2019 ini, tinggal 400 rumah lagi, yang tidak layak huni.

“Saya kira, kita dari Pemkot Serang sangat berterimakasih. Karena pembiayaan dari APBN Pemerintah Pusat, kawasan kumuh di Kota Serang semakin berkurang,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Serang, Syafrudin mengakui, dirinya sangat terbantu, dengan bantuan yang diberikan oleh Kementrian PUPR RI.

“Alhamdulillah pada sore hari ini, kita bisa meresmikan RTLH sebanyak 128 unit rumah. Kita telah berhasil melaksanakan program BSPS dari Kementrian PUPR RI. Kita sangat berterimakasih, dan berharap pada 2020 bisa tambahkan penerima bantuan program BSPS,” pungkasnya.

Di ketahui, dari 128 unit rumah yang mendapatkan bantuan program BSPS, setiap unit rumah mendapatkan dana sebesar Rp17,5 juta, dengan rincian Rp15 juta untuk kebutuhan material, dan Rp2,5 juta untuk honor tenaga (petukang) yang membangun RTLH, dan total anggaran mencapai Rp20 milyar. (Baehaqi).

2,787 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment