Peringatan Maulid ‘Ngerompok’ di Bangkalok Serang Meriah

 

SERANG, (B1) – Setelah hampir lima tahun menghilang, kegiatan ‘Ngerompok’ di setiap Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lingkungan Bangkalok Timur, Rt02/01, Kelurahan Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, kembali berjalan.

Diketahui, selama lima tahun ke belakang, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kampung ini hanya diisi dengan acara do’a bersama atau tabligh akbar.

Untuk itu, dalam peringatan Maulid tahun ini, agar budaya Ngerompok tidak hilang, pemerintah di lingkungan setempat mewajibkan setiap rumah untuk membuat panjang mulud sesuai kemampuan masing-masing.

Dalam kegiatan yang digelar Minggu (10/11/2019) pagi di Musholla Darul Iman, hadir segenap guru ngaji (ustadz), ulama, hingga tokoh masyarakat se Kelurahan Pasuluhan.

Ustadz Saprudin salah satu tokoh masyarakat mengatakan, Maulid Nabi Muhammad SAW, menjadi momentum bernilai yang kerap diperingati tiap tahunnya oleh segenap umat Islam dengan berbagai tradisi yang berbeda-beda.

Dengan adanya perbedaan tersebut, dirinya menghimbau kepada seluruh umat Islam agar bisa saling menjaga dan menghargai keanekaragaman budaya yang ada dan jangan sampai banyaknya perbedaan tersebut justru menjadi sesuatu yang memecah belah umat.

“Persatuan umat yang solid akan sangat menentukan Kota Serang kedepan yang penuh tantangan. Sebaliknya, perbedaan ini jadikanlah sebagai perekat bagi sesama muslim dan sebagai ajang silaturrahmi untuk menguatkan ukhuwah islamiyah,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada umat Islam yang ada di Lingkungan Bangkalok agar memaknai kelahiran Nabi Muhammad SAW, dan lebih mendalami Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada masyarakat, khususnya remaja-remaja harus lebih meramaikan dan memakmurkan Musholla ini. Karena tempat ibadah di Kota Serang banyak dan megah, itu harus dijaga dan dimakmurkan dengan kegiatan keagamaan,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua RT002, RW001 Akhmad berharap, kedepan warga RT 002, bisa lebih kompak dan bisa lebih peduli terhadap hari-hari besar Islam lainnya.

“Alhamdulilah Mulud Nabi kali ini diperingati dengan meriah. Semoga kedepan bisa lebih meriah lagi dan kepada warga bisa lebih kompak lagi,” katanya. (Baehaqi).

1,651 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment