Pedagang Minta Pengembang Pasar Tematik Sentiong Transparan

 

TIGARAKSA, (B1) – Meski pembangunan pasar Sentiong memiliki konsep tematik, (komiditi tettentu,red), namun pedagang masih khawatir, PD Pasar nantinya akan membebaskan pedagang untuk berjualan apa saja di pasar tersebut.

Pasar tematik direncankan menjual barang perlengkapan motor, mobil serta elektronik. Namun demikian, pedagang menilai pengembang kurang transparan. Pasalnya, pedagang mendengar sudah ada pedagang lain selain komiditi tertentu, ada yang memesan di pasar tematik.

“Kami kan sudah merelakan kios untuk dibongkar, meskipun biaya penggantinya tidak sesuai. Namun kami khawatir jika pasar tematik sudah terbangun, PD Pasar malah tutup mata, jika ada pemilik kios yang membandel dengan berjualan komoditi lain, selain peralatan mobil dan motor dan elektronik” ujarnya.

Kehawatiran pedagang tersebut terjadi, lantaran ada salah satu pedagang kain dan pakaian ternama di Balaraja, yang sudah mulai memesan kios di pasar tematik.

“Kami ingin ada kepastian dari PD Pasar. Kalau ada pasar tandingan di Sentiong dengan komiditi yang sama kan tidak baik. Karena akan berdampak terhadap omset pedagang,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur operasional PD Pasar Toni Wismantoro mengatakan, revitalisaai pasar merupakan program bupati Tangerang yang harus didukung oleh seluruh masyarakat. Tujuanya adalah untuk keamanan dan kenyamanan.

Baik pedagang maupun pengunjung sebagai pembeli. Paasar tematik yang akan dibangun oleh pengembang sudah sesuai dengan studi kelayakan atau feasibility study (FS ) dan kajian menyeluruh rancangan teknik-rinci atau Detail Engineering Design (DED).

PD Pasar akan berkomitmen untuk membangun paaar tematik dengan komiditi khusus, onderdil motor/mobil dan peralatan elektronik, untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung. PD Pasar akan membuka tempat khusus makanan dan minuman atau food court.

“Pokokny jangan khawatir. PD Pasar akan komitmen untuk membangun pasar tematik. Jika sudah terbangun dan diisi, kami akan melarang pemilik kios untuk berjualan komoditi lain,” tegasnya. (iwan).

5,717 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment