Bawaslu Kota Serang Minta KPU Bertindak Soal Pemutakhiran Data

 

SERANG, (B1) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang, menggelar agenda konferensi pers di kantor Bawaslu Serang, Kamis (7/11/2019).

Dalam agenda tersebut, kepada wartawan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Serang, Rudi Hartono menyampaikan, meski tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Serang dan Pemilihan Umum (Pemilu) telah usai, sesuai aturan Bawaslu RI masih ada tahapan yang harus dilakukan oleh Bawaslu, yakni tahapan dalam melakukan pemutakhiran data pemilih yang berkelanjutan.

“Kami dari Bawaslu akan berkoordinasi dengan KPU, akan berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk pemutakhiran data. Teknisnya nanti ada di KPU. Kami hanya sebatas mengawasi saja,” jelasnya.

Dalam tahapan tersebut, pihaknya menginginkan, validasi Data Pemilih Tetap (DPT) bisa lebih baik lagi dari sebelumnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar segera bertindak untuk melakukan pemutakhiran.

“Kami pun masih menunggu sebenarnya dari KPU, kapan akan melakukan kegiatan dan koordinasi dengan Disdukcapil,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Rudi, Kabupaten/Kota masih menggunakan DPT dan Data Pemilih Khusus (DPK) Pemilu tahun 2019.

“Jadi DPT dan DPK itu wajib menjadi sandingan data atau data awal dari KPU, dalam rangka melakukan pemutakhiran data pemilih dan ingat hasil data pemilih ini bukan DPT saja. Tapi, setidaknya ini akan jadi dasar. Untuk selanjutnya kenapa sekarang harus dilakukan pemutakhiran, karena biasanya kalau kita lakukan saat menjelang pelaksanaan, banyak sekali yang terlewatkan,” ungkapnya.

Rudi menilai banyaknya DPT atau DPK yang terlewat atau tidak terdata bukan sebuah rahasia umum.

Dimana hal tersebut terjadi akibat banyak faktor yang salah satunya karena pemutakhiran dilakukan menjelang pelaksanaan dan petugas yang melakukan pendataan terkadang tidak menyelesaikan tugasnya secara kontinyu, bahkan tidak terjun ke lapangan dan hanya mengandalkan data yang sudah ada di RT/RW.

Ditempat yang sama, Komisioner Bawaslu Kota Serang, Agus Aan Hermawan menambahkan bahwa, ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan oleh Bawaslu, seperti yang dilakukan oleh komisioner lainnya yakni meningkatkan kapasitas.

“Lalu, apa yang akan dilakukan Bawaslu? Sesuai dengan perintah undang-undang, ada satu pasal yang menjelaskan, bahwasanya Bawaslu harus melakukan sosialisasi partisipasi, dengan benar-benar memahami bagian sosialisasi politik dan pengawasan terhadap pemilu. Karena, catatan kemarin, hasil pemilu masih banyak kekurangan dan memang masih banyak catatan,” bebernya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Serang Fierly MM menyampaikan, apa yang diharapkan oleh Bawaslu Kota Serang, saat sedang dilakukan bersama oleh KPU dan Disdukcapil Kota Serang.

“Memang proses pemilihan berkelanjutan ini panjang. Secara reguler harus melaporkan per tiga bulan sekali untuk melaporkan progresnya ke KPU RI,” kata Fierly.

Dirinya berharap, kedepan sumber data semakin jelas, agar tugas tersebut bisa diselesaikan dengan sempurna.

“Untuk DPK di Kota Serang itu ada 5 ribu lebih yang mencoblos menggunakan KTP Elektronik karena belum terdaftar di DPT. Untuk itu kedepan, dengan adanya pemutakhiran ini, dipastikan sudah bisa masuk DPT,” tandasnya. (Baehaqi).

29,931 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment