Damkar Kota Serang Sebut Puntung Rokok Bisa Timbulkan Kebakaran

 

SERANG, (B1) – Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Serang mengklaim bahwa, kasus kebakaran yang terjadi disebabkan oleh puntung rokok yang di buang sembarang oleh warga.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Seksi Damkar Kota Serang, Uba Agus kepada awak media di sela-sela kegiatan sosialisasi norma, standar, prosedur, dan manual pencegahan kebakaran di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Kamis (17/10/2019).

“Di musim kemarau ini, puntung rokok juga menjadi penyebabnya. Karena banyak lahan ilalang. Dengan gesekan angin, ilalang bisa terbakar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, titik rumput ilalang yang terbanyak berada di Kecamatan Cipocok dan Walantaka.

“Kalau di Cipocok itu di Banjar Agung,” cetusnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Serang agar berhati-hati dan tidak sembarangan dalam membakar sampah atau memasak di dapur.

“Harus berhati-hati. Jangan sembarangan. Jangan sembarangan itu yang di sebut human error. Contohnya saat warga membakar sampah, jangan di tinggalkan saat api belum mati. Juga ketika memasak, jangan sampai ketiduran ataupun di tinggalkan,” katanya.

Ia juga menyebutkan terkait sampah yang berada di wilayah Cilowong.

Menurutnya, siapapun tidak boleh membakar sampah di area tersebut.

“Jika di bakar, tentunya salah,” singkatnya.

Diluar kebakaran, lanjutnya, Damkar juga pernah mengevakuasi sarang tawon, ular dan monyet.

“Jadi itu salah satu tugas di luar Damkar yang pernah di lakukan oleh Damkar,” katanya.

Ia juga menuturkan, bahwasanya tugas Damkar bukan hanya memadamkan api saja.

“Memadamkan api itu tugas rutinitas Damkar. Fungsinya menangani bencana. Baik itu bencana puting beliung, banjir, dan gempa,” jelasnya.

Sebelum melakukan tindakan, tambahnya, juga terlebih dahulu melakukan pembekalan, supaya berhati-hati.

“Supaya paham, bagaimana cara menanganinya dan segala macam. Tapi untuk simulasi kita belum melaksanakan. Karena waktu dan anggaran,” tutupnya. (Mas/Baehaqi).

503 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment