Kota Serang Kini Punya Perda dan Perwal Kawasan Tanpa Rokok

 

SERANG, (B1) – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, resmi tetapkan regulasi tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), di beberapa tempat pelayanan publik seperti tempat umum dan angkutan umum.

Regulasi tersebut sesuai dengan upaya Pemkot Serang, yang telah menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2015 dan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 22 Tahun 2019 Tentang KTR.

Dalam Perwal tersebut dijelaskan, bahwa tempat – tempat KTR meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, tempat bermain anak, tempat ibadah, tempat olahraga, angkutan umum, tempat kerja dan tempat lain yang ditetapkan.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Perda dan Perwal ini merupakan runtutan dari pemerintah pusat yang harus di siapkan oleh pemkot serang untuk mengatur kawasan tanpa rokok.

“Didalam kantor tidak bisa merokok. Tapi di dalam kantor juga di siapkan bagi orang yang merokok,” ungkap Syafrudin kepada wartawan di sebuah hotel Kota Serang, Selasa (15/10/2019).

Kemudian, Syafrudin berpesan kepada Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang untuk segera menyiapkan tempat merokok atau smoking area.

“Kami berpesan kepada seluruh unsur OPD dan pimpinan perusahaan di Kota Serang untuk menyediakan smoking area,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Iqbal menambahkan, bagi siapapun yang melanggar Perda dan Perwal yang sudah di tetapkan akan di kenakan sanksi berupa uang.

“Untuk sanksinya orang biasa minimal di denda 50 ribu sampai 1 juta. Sedangkan untuk sanksi kepada instansi minimal 100 sampai 5 juta,” katanya

Dengan adanya sosialisi tentang KTR, tambah Iqbal, diharapkan seluruh masyarakat dan pimpinan perusahan yang berada di wilayah Kota Serang mengetahui bahwa Perda dan Perwal KTR sudah di tetapkan.

“Kita sudah membentuk satgas. Satgas itu perpanjangan pembinaan setiap daerah, salah satunya mendorong mereka ada KTR. Sementara tguas supervisi sendiri melakukan tindakan,” tandasnya. (Mas/Baehaqi).

1,404 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment