Kemenaker Akan Adakan Kompetisi Tingkat Nasional di Samarinda

 

SAMARINDA, (KALTIM), (B1) – Sebagai lembaga yang memiliki tugas melaksanakan perumusan kebijakan, di bidang instruktur dan tenaga pelatihan, Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan (Bina Intala), memiliki fungsi melakukan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, di bidang instruktur dan tenaga pelatihan, akan menggelar kegiatan Kompetisi Keterampilan Instruktur Indonesia (KKIN) VII Tingkat Nasional Tahun 2019 di Samarinda, Kalimantan Timur.

Direktorat Bina Intala juga memiliki fungsi menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta evaluasi dan pelaporan.

Dibawah naungan Direktorat Jendral Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Bina Lattas) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Bina Intala meliputi Diklat Dasar Instruktur, Upgrading Instruktur, Bimtek Karya Tulis Ilmiah, Diklat Alih Kejuruan, TOT Softskill Instruktur, Bimtek Bimbingan Karir Instruktur, Asistensi Pengembangan SDM Instruktur, Bimtek Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Instruktur, Peningkatan Kompetensi Instruktur di Luar Negeri, dan masih banyak lagi.

Salah satu kegiatan besar yang akan dilaksanakan di tingkat Nasional oleh Direktorat Bina Intala adalah KKIN VII Tingkat Nasional Tahun 2019.

Dimana sebelumnya, kegiatan KKIN VII Tingkat Regional juga sudah dilaksanakan di 12 wilayah diantaranya Sumatera Utara (Sumatera Utara dan Aceh), Sumatera Barat (Sumatera Barat, Riau, Bangka, Belitung, dan Jambi), Sumatera Selatan (Sumatera Selatan dan Bengkulu), Banten (Banten, DKI Jakarta, Lampung, Kalimantan Barat), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur (Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara), Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah), Maluku Utara (Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Utara, dan Gorontalo), Papua (Papua Barat dan Papua), Nusa Tenggara Barat (NTB, NTT, dan Bali).

Dikatakan Direktur Bina Intala Fauziah, gelaran KKIN VII Tingkat Nasional Tahun 2019 dilaksanakan dengan tujuan untuk memotivasi instruktur, agar bisa meningkatkan kompetensinya, mengukur, dan melakukan pemetaan dalam pemantauan kompetensi, serta menghasilkan para instruktur yang profesional.

“Diharapkan instruktur bisa termotivasi dalam meningkatkan kompetensinya, baik secara individu maupun kedinasan. Sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja secara Nasional,” ucapnya, Selasa (15/10/2019).

Kegiatan KKIN VII Tingkat Nasional Tahun 2019 rencanaya akan digelar selama enam hari, dari tanggal 20 Oktober hingga 25 Oktober 2019.

Dalam kegiatan tersebut, para instruktur yang telah berhasil menjadi juara 1 ditingkat Regional, akan berkompetisi dalam sembilan bidang kejuruan, yakni bidang Pengelasan (Welding), Otomotif Kendaraan Ringan (Automobile Technology), Instalasi Listrik (Electrical Installation), Tata Busana (Fashion Technology), Pendingin dan Tata Udara (Refrigeration and AC), Elektronika (Electronics), Desain Grafis (Graphic Design Technology), Perancangan Rekayasa Mekanik CAD (Mechanical Engineering Design CAD), dan Solusi Perangkat Lunak Teknologi Informasi untuk Bisnis (IT Software Solution for Business).

Bisa dikatakan, kompetisi ini merupakan kompetisi level dewa karena pesertanya merupakan para instruktur terbaik yang ada di setiap wilayah di Indonesia.

Sementara itu, Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda selaku tuan rumah menyambut baik pelaksanaan KKIN VII Tingkat Nasional Tahun 2019 yang akan dilaksanakan ditempatnya.

“Ini merupakan kegiatan rutin dua tahun sekali yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Intala, dibawah Dirjen Bina Lattas Kemnaker RI. Alhamdulillah tahun ini, Samarinda diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah tingkat Nasional dan ini bergilir dengan 12 regional lainnya yang ada di seluruh Indonesia. Kami cukup bangga dan antusias terhadap pelaksanaan event ini, dan berharap kegiatan dapat berjalan dengan maksimal dan lancar,” ungkap Kepala BLK Samarinda, Andri Susila.

Pihaknya mengaku, berbagai persiapan dari mulai koordinasi, ketersediaan fasilitas pendukung, hingga hal teknis, juga sudah dilakukan sejak beberapa bulan kemarin, guna kesuksesan event tersebut.

“Persiapan sudah hampir final, tinggal beberapa persen saja untuk bisa mencapai 100 persen,” tutupnya. (Baehaqi).

20,822 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment