ASN dan Non PNS Ikuti Bimtek Diskominfo Kabupaten Tangerang

 

TIGARAKSA, (B1) – Sedikitnya 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non PNS di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang, ikuti pelatihan SDM bidang teknologi dan informasi peningkatan pelayanan publik dan pelayanan administrasi pemerintahan, melalui bimtek aplikasi serta sosialisasi Peraturan Bupati dan SOP terintegrasi.

Bimtek dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang, bertempat di Hotel Yasmin Binong, Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang, Kamis, (10/9/19).

Kepala Bidang Telematika pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang Bangbang Ismail menjelaskan, tujuan dilaksanakan Bintek, untuk memberikan pembekalan teknis bagi petugas/pengelola persuratan di seluruh OPD Kabupaten Tangerang, agar dapat melakukan pengelolaan persuratan secara elektronik melalui aplikasi SIMPATIK.

Selain itu, mengenalkan aplikasi RADIUS sebagai metode autentikasi untuk terhubung dalam jaringan internet di lingkup pemerintah Kabupaten Tangerang. Mensosialisasikan Peraturan Bupati dan Standar Operasional Prosedur (SOP), terintegrasi dan meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan persuratan yang akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik.

“Target terlatihnya seluruh petugas atau pengelola persuratan dalam penggunaan dan pemanfaatan aplikasi SIMPATIK untuk mengelola persuratan di lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dan meningkatnya pemahaman peserta dalam hal interkoneksi jaringan melalui proses autentikasi menggunakan Radius. Serta meningkatnya pengetahuan peserta tentang Peraturan Bupati dan SOP terintegrasi,” tandasnya.

Materi yang dibahas yaitu Pembahasan penerapan e-office (Simantik) Sistim informasi  manajemen administrasi elektronik dan pengenalan Akses internet Radius.

“Peserta berasal dari petugas atau pengelola yang menangani persuratan dari seluruh OPD se-Kabupaten Tangerang, jumlah peserta 100 orang,” tandasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang Tini Wartini mengatakan, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di Kabupaten Tangerang sangat dibutuhkan, terutama dalam surat menyurat secara elekttonik.

Beragam aplikasi berbasis elektronik dikembangkan untuk terus meningkatkan kinerja pemerintah, baik itu aplikasi yang berkenaan dengan masalah perencanaan, keuangan, kepegawaian, maupun administrasi.

“Saat ini, belum tersedia aplikasi umum berbagi pakai yang digunakan untuk mengelola administrasi persuratan di lingkungan pemerintah Kabupaten Tangerang. Sementara disisi lain, persuratan merupakan aktivitas rutin yang dilakukan oleh OPD yang juga membutuhkan solusi tepat agar dapat dikelola secara elektronik,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kominfo berusaha mengembangkan aplikasi persuratan dimaksud agar aktivitas persuratan dapat dikelola secara elektronik.

“Saya harap agar aplikasi ini dapat digunakan untuk mempermudah dan meningkatkan kinerja pemerintah kabupaten tangerang dan bias terintegrasi,’ imbuhnya.

Era aplikasi berbasis elektronik saat ini harus menjadi terintegrasi, dan menjadi keharusan ketika akan mengembangkan aplikasi apapun. Tidak boleh lagi ada pekerjaan input berulang untuk suatu entitas data yang ada ketika entitas dimaksud sudah tersedia di aplikasi lainnya.

Data utama di aplikasi lain tersebut, agar dapat dimanfaatkan atau dibagi pakaikan dengan aplikasi lainnya. Sebagai contoh, data kepegawaian yang ada di aplikasi SIMASN agar menjadi data utama di aplikasi lain yang juga membutuhkan data pegawai.

“Integrasi dimaksud tidak saja dapat diimplementasikan pada aplikasi elektronik, tetapi juga dapat dimanfaatkan pada bidang jaringan dan interkoneksi. Dalam praktiknya, data pegawai sebuah instansi dapat dijadikan sebagai username dalam proses autentikasi ketika pegawai tersebut akan terhubung ke dalam sebuah jaringan intranet/internet,” jelasnya.

Diakui Tini Wartini mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang ini, saat ini banyak aplikasi yang di bangun oleh OPD, aplikasi Simpatik ini diharapkan bisa terintegrasi. Salah satunya aplikasi sipinter yang di miliki Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang.

Aplikasi Sipinter untuk pendaftaran perizinan dan non perizinan.  Saat ini sedang disiapkan tanda tangan secara elektronik yang ada di DPMPTSP, untuk pelayanan publik sektor perizinan.

“Selain itu, aplikasi PPID juga sudah dibangun oleh Diskominfo untuk pelayanan informasi publik, tinggal tiap OPD mengisi data yang ada di aplikasi sehingga bisa terintegrasi,” pungkasnya. (kom/sus).

2,735 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment