Pabrik Pakan Ternak Cikupa Akui Timbulkan Bau Busuk

 

TIGARAKSA, (B1) – PT Feprotama Pertiwi yang berada di pemukiman pergudangan Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, akui bau yang tak sedap di wilayah pergudangan Cikupa Mas itu disebabkan oleh pihaknya.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Purnomo selaku Bagian Umum PT Feprotama Pertiwi saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media di salah satu ruang kerja PT Feprotama Pertiwi, kemarin.

Dikatakan Purnomo, pihaknya yang bergerak dipengelolaan produksi bahan baku pakan ternak tersebut sudah melakukan upaya-upaya untuk menghilangkan aroma bau yang tak sedap yang dihasilkan dari produksi pabriknya.

Namun, Purnomo mengatakan, sejak tahun 1993 perusahaan ini berdiri pihaknya pun terus melakukan. konsultasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar permasalahan ini tidak semakin larut.

“Kami beroperasi sudah 26 tahun dan sudah melakukan berbagai upaya agar bau yang timbul dari hasil produksi pabrik kami ini tidak lagi tercium atau menyebar hingga ke pemukiman warga. Hingga sampai saat ini pun kami sedang mengerjakan prose pemilteran agar bau tersebut tak menyebar,” katanya.

Pihaknya pun kemarin sudah menggelar musyawarah dengan lapisan masyarakat, pihak DLHK, DPRD dan Kecamatan pada tanggal Jumat 3 Oktober kemarin. Dari hasil musyawarah tersebut, pihaknya mengeluarkan surat pernyataan guna mengatasi bau yang dihasilkan oleh produksi pabriknya.

Proses saat sedang dijalankan oleh pihaknya. Purnomo mengungkapkan, pihaknya pun membeli sebuah alat Biofilter untuk menyaring bau yang dikeluarkan dari bahan baku berupa bulu ayam dan saat selesai hasil pemasakan bahan baku pakan ternak tersebut.

“Dalan surat pernyataan dari hasil musyawarah kemarin, terdiri menjadi tiga bagian, jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang untuk mengatasi bau ini. Tak hanya itu, kami pun mengurangi 30 persen produksi kami, dan surat pernyataan itu pun disetujui oleh seluruh pihak yang menghadiri musyawarah,” ungkap Purnomo.

Sementara dari data yang dihimpun Bantensatu.co, setidaknya masih ada ribuan warga Kabupaten Tangerang yang terjangkit penyakit tuberculosis (TBC), data oleh pihak Dinas Kesehatan. (Gie).

1,290 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment