Enam Terluka Laka Kerja di PLTU Lontar

 

TIGARAKSA, (B1) – Enam pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar di Jalan Raya Mauk-Kronjo, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang alami kecelakaan kerja Kamis (26/9/19). Dari kejadian tersebut, satu pekerja proyek terpaksa dilarikan ke RSU Tangerang, sementara lima pekerja lainnya dilarikan ke klinik terdekat

Kanit Reskrim Polsek Mauk, Ipda Nyoman menerangkan, peristiwa kecelakaan kerja tersebut, menyebabkan 6 orang pekerja di PLTU Lontar terluka.

“Benar enam orang pekerja alami luka-luka. Jadi saya luruskan tidak ada korban meninggal,” ungkap Ipda Nyoman, Kamis (26/9/2019).

Diungkapkannya, peristiwa kecelakaan kerja, disebabkan oleh letupan dari mesin fogging yang digunakan pekerja untuk merapihkan salah satu area PLTU.

“Enam korban itu pekerja di unit IV, saya lupa istilah divisinya. Jadi saat salah satu pekerja menggunakan alat fogging, mesin fogging tersebut meletup dan menyambar uap dari solar yang mengenai 6 pekerja,” jelasnya.

Ipda Nyoman memastikan bahwa rata-rata pekerja yang menjadi korban dari letupan uap solar itu, hanya mengalami luka ringan.

“Hanya luka ringan kecil, 5 itu tadi dibawa ke klinik dan langsung pulang. Ada satu memang dibawa ke RS, tapi tidak parah,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Ia memastikan tidak menghambat aktfitas pekerjaan di PLTU Lontar.

“Semua tetap berjalan normal, yang korban langsung dibawa ke klinik. Jadi cepat penanganannya,” katanya. (Gie).

6,460 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment