GP Ansor Cilegon Adakan Kolokium Kebangsaan

 

CILEGON, (B1) – GP Ansor Kota Cilegon, adakan Kolokium Kebangsaan dengan tema “Generasi Millenial & Peneguhan Karakter Nusantara Dalam Mempertahankan Eksistensi NKRI Untuk Dunia”. Acara diadakan di kampus Untirta.

Hadir sebagai pembicara adalah Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Dr. H. Fatah Sulaiman, ST., MT, Kemenhan RI Perwakilan Banten Kol. Inf. Akhmad Amrozzi, Kasdim 0623/Cilegon Mayor. Inf. Ferry Ardian, S.Kom, dan Rois Syuriah PCI-NU Federasi Rusia dan Eropa Utara Dr. Tech. Agus Pramono, ST., MT atau yang akrab disapa Gus Pram.

Dalam pemaparannya, Rektor Untirta Fatah Sulaiman menyampaikan tentang kondisi perubahan sosial dan pemutakhiran peradaban menuju penerapan teknologi yang membuat interaksi akan sangat cepat, tidak terhalang oleh jarak dan digitalisasi di berbagai aspek.

“Perubahan menuju peradaban baru ini tak bisa dihindari, pengembangan teknologi sudah terjadi dan terus terjadi. Maka generasi millenial perlu meneguhkan karakternya sebagai bangsa Indonesia, dengan nilai-nilai Pancasila dan Kenusantaraan yang meresap, sehingga generasi bangsa kedepan memiliki identitas” ucapnya.

Gus Pram yang juga sebagai pembicara berikutnya menyampaikan, pengembangan-pengembangan kedepan dalam dunia teknologi terapan, sudah sangat jauh berkembang di negara lain.

“Kapitalisme mengancam nilai luhur dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang seharusnya menjelma menjadi sebuah penemuan yang berguna bagi seluruh umat manusia. Namun ketika dibiarkan, penguasaan teknologi ini kepada kelompok kapitalisme maka identitas seluruh bangsa akan terancam. Maka perlu untuk mengampanyekan nilai kebangsaan, nilai luhur nusantara, bagi generasi millenial. Karena hari ini sudah mulai luntur, jangan sampai kita menjadi bangsa yang tidak memiliki identitas” ucap Gus Pram.

Kegiatan Kolokium Kebangsaan yang di inisiasi oleh pengurus GP Ansor Kota Cilegon adalah salah satu upaya untuk meningkatkan progresifitas dan spirit generasi millenial untuk mencintai tanah air.

“Sebagai bangsa yang menuju usia satu abad, NKRI di ancam dari berbagai lini. Bahwa pemaknaan membela negara dan mencintai tanah air adalah dengan meneguhkan identitas bangsa, identitas ini penting untuk bagaimana kita terus eksis sebagai Indonesia, sebagai Pancasila dan sebagai Nusantara, Indonesia untuk Dunia,” ucap Gus Alex Ketua PC GP Ansor Kota Cilegon.

Kegiatan kolokium kebangsaan ditutup dengan istighosah dan do’a bersama.

Dengan harapan, NKRI terus bereksistensi dengan identitas dan karakter Nusantara menuju satu abad Indonesia, satu abad perjuangan perdamaian Dunia. (Baehaqi).

474 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment