Bantuan Sarpras Madrasah Kota Serang Beralih ke PUPR

 

SERANG, (B1) –  Bantuan Sarana dan Prasara (Sarpas), seperti rehabilitas Gedung Sekolah Madrasah di Kota Serang, yang sebelumnya ditangani Kemenag Kota Serang, saat ini sudah dialihkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Serang.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Serang, H. Kosasih saat diwawancara oleh Bantensatu.co, di Ruang kerjanya, Kamis (19/9/2019).

“Untuk bantuan sarpas, itu sudah di tangani oleh Kementrian PUPR, dan tidak lagi di tangani oleh Kemenag Kota Serang. Karena yang menjadi leading sektor untuk sarpas ini sudah di alihkan kepada Kementerian PUPR,” ungkapnya.

Kosasih mengatakan, bahwasanya program Sarpas dari Kemenag sendiri sudah berjalan, namun program tersebut hanya di prioritaskan untuk Sekolah Negeri seperti MAN 1 dan MAN 2 Kota Serang.

“Waktu itu kita sudah mendata ada 4 Sekolah swasta yang akan mendapatkan Bantuan Sarpas. Tetapi kata utusan dari pusat hanya di prioritaskan untuk Sekolah Negeri saja,” ujarnya.

“Pada intinya, di tahun 2019 ini Kemenag telah mendapat bantuan melalui SBSN (Surat Berharga Syariah Negara), yang diberikan untuk MAN 2 Kota Serang. Rencana Tahun 2020 nanti kita akan menganggarkan untuk Sekolah Swasta,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Kosasih, terkait program pembinaan guru madrasah se Kota Serang saat ini sudah berjalan, dimana pembinaan tersebut dilakukan ke semua jenjang seperti, MI, MTs, dan MA.

“Kita mempunyai agenda rutin yang tidak di anggarkan oleh pemerintah Pusat. Agenda ini inisiatif dari kepala-kepala Madrasah. Setiap bulan itu kita mengadakan pertemuan namanya pembinaan kepala-kepala madrasah sekota serang. Tujuanny sendiri adalah untuk menginformasikan hal yang baru, kedua untuk meningkatkan kualitas pendidik guru, dan ketiga informasi yang memang berkaitan dengan kurikulum di madrasah. Bagaimana ketika di madrasah itu ada masalah seperti pembelian. Kemudian peningkatan guru berjenjang. Guru berjenjang ini contohnya seperti ini, di tempat kita ini banyak guru yang sudah sertifikasi, yang kedua guru yang sudah sertifikasi, nah ini ada pembinaan untuk meningkatkan kualitas guru,” tandasnya. (Mas/Baehaqi).

389 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment