Libas Persiraja 2-1 Striker Persita Puncaki Top Skor

 

TANGERANG, (B1) – Selain sukses mengalahkan, Persiraja 2-1, pemain depan Persita juga memuncaki top skor. Ya, Sirvi, mengoleksi 12 gol, dan sementara bertengger sebagai pemuncak top skor Liga 2, wilayah Barat, tahun 2019.

Sejak awal, pertandingan yang dikejar di stadion sport center, Kelapa Dua, Tangerang, memang diprediksi akan berlangsung ketat dengan tensi tinggi. Sejak awal, pemain kedua kesebelasan saling serang dan tak segan-segan melakukan kontak fisik.

Beberapa kesempatan sempat tercipta di menit awal untuk Persita, namun
beulm menghasilkan gol.
Di menit ke-30 Persita mendapatkan angin segar usai Chandra Waskito dijegal pemain Persiraja di dalam area kotak penalti. Wasit pun memberikan hadiah penalti pada Persita, dan bisa
dieksekusi dengan baik oleh Aldi Al
Achya. Skor berubah 1-0 untuk Persita.

Sebenarnya ada peluang yang cukup baik yang nyaris membuahkan gol Persita dari tendangan Asri Akbar di sekitar menit ke-39. Namun sayang, peluang tersebut belum bisa dikonversi menjadi gol. Skor bertahan 1-0 hngga turun minum.

Di babak kedua, Persiraja kian ganas menyerang daerah pertahanan Persita. Namun justru di awal-awal babak kedua, Persita malah bisa menambah keunggulan setelah Sirvi lolos dari kawalan pemain belakang Persiraja usai mendapatkan umpan dari Aldi Al Achya. Sirvi menambah skor dan kedudukan menjadi 2-0.

Gol ini pun sekaligus memperkokoh posisi Sirvi sebagai pemuncak
daftar Top Scorer sementara Liga 2 2019 dengan total 12 gol.

Usai ketinggalan 2-0, Persiraja tak lengah dan tak mengurangi serangan mereka. Tapi justru Persita yang mendapatkan kesempatan mencetak gol lewat tendangan Kito. Tapi sayang, gol Kito dianulir wasit karena dianggap terjebak off side.

Justru Persiraja yang bisa memanfaatkan momen di sekitar menit ke-70 lewat tendangan bebas yang dilakukan oleh Husnuzhon yang akhirnya membuahkan gol untuk tim Persiraja. Skor 2-1
masih untuk keunggulan Persita pun bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Memenangi laga yang cukup penting ini, Pelatih Kepala Persita, Widodo C. Putro mengaku bersyukur atas raihan anak asuhnya.

“Pertandingan tadi memang sangat menguras tenaga, emosional. Ya memang rivalitas, tapi 90 menit hanya di lapangan, habis itu kita juga bersahabat,
berteman. Tapi pertandingan tadi memang kita bisa mendapatkan poin full penuh, dan ini kita patut syukuri. Terima kasih untuk pemain yang telah bekerja keras dan juga supporter yang dari awal
hingga akhir mereka terus bernyanyi menyemangati kita, terimakasih semuanya,” ujar Widodo, usai pertandingan pada Rabu, 18 September.

Sementara itu, Aldi Al Achya, pemain Persita yang mencetak gol di pertandingan kali ini, merasa bersyukur atas raihan timnya. Bertambah istimewa lagi karena gol yang dicetaknya dari titik penalti tercipta dengan teknik yang unik.

“Alhamdulillah hari ini,
alhamdulillah tim kami bisa juara, tim kami bisa menang tiga poin di kandang dan alhamdulillah saya bisa cetak gol, ini berkat kerja keras tim. Saya enggak ada inspirasi, mengeksekusi penalti, soalnya saya semalam sudah ini aja sih, semalam sudah kepikiran kalau dapat penalti mau Panelka, gitu aja sih,” kata Aldi.
Dari kubu Persiraja, Pelatih Kepala Hendri Susilo menyebut permainan yang tersaji sore ini cukup apik dan menarik. Apapun hasil yang diraih timnya, tak masalah.

“Alhamdulillah pertandingan
berjalan baik bagus ya, dan menghibur menurut saya. Sangat menarik menurut saya, berkelas ini pertandingan, tapi saya ucapkan selamat buat Persita yang memenangi game ini ya dan saya
doakan juga Persita lolos Liga 1,” kata Hendri.

Hendri pun mengungkapkan rasa terima kasihnya pada seluruh personel keamanan dan panitia pelaksana pertandingan sore ini atas fasilitas yang dinikmati tim Persita sejak awal kehadiran mereka di Tangerang.

“Saya ucapkan juga terima kasih untuk bapak-bapak polisi di sini profesional sekali, kita nyaman, enggak ada masalah. Bagi kami Persiraja itu (teror dari supporter) hal yang biasa, enggak akan kami mempermasalahkan. Ya seperti itulah sepak bola menurut saya,
kami enggak cengeng lah,” lanjut Hendri yang juga tidak menganggap kekalahan timnya kali ini akibat dari teror yang diterima Persiraja.

“Enggak ada alasan ‘Oh gara-gara itu kami kalah’ enggak. Yang jelas Persita menang atas Persiraja yang jelas itu, enggak ada kami alasan teror-teror enggak ada, kami gentle saja,” tukasnya. (way).

12,289 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment