Walikota Serang Minta Dishub Jemput Bola Soal Retribusi

 

SERANG, (B1) – Walikota Serang Syafrudin menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk jemput bola dalam meningkatkan capaian retribusi.

Hal itu disampaikan oleh Syafrudin saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Dishub Kota Serang, Selasa (17/9/2019).

“(Retribusi) jangan menunggu bola, toh saya juga pernah di Dishub. Apa yang kita kerjakan saya kira sama,” kata Syafrudin.

Pada sidak tersebut, Syafrudin menyoroti masalah lalu lintas di Terowongan Trondol, Pasar Induk Rau (PIR) dan retribusi Dishub Kota Serang.

“Permasalahan lalu lintas di Terowongan Trondol dan PIR harus menjadi fokus Dishub Kota Serang. Tetapi Dishub ini selalu menunggu bola saja,” katanya.

Ditegaskan Syafrudin bahwa, PAD Dishub harus mengalami peningkatan dibandingkan capaiannya tempo lalu, saat Syafrudin menjabat sebagai Kepala Dishub.

“Jangan sampai ada kemunduran, jika mundur itu efeknya ke semua Dishub, malah ke pimpinan,” ujarnya.

Sekedar diketahui bahwa, retribusi yang dihasilkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan berpengaruh pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sampai saat ini masih dinilai kecil.

“Dishub baru mencapai 17 persen lebih, namun untuk realisasi anggaran, realisasinya sudah bagus, dan sudah mencapai 50 persen. Hanya, PAD saja yang masih kurang,” jelasnya.

Terkait parkir juga, masih kata dia, secara teknis dimungkinkan belum intens dari petugasnya.

“Saya berharap untuk jemput bola dan jangan menunggu dikantor, agar paham kendalanya seperti apa dan ada kebocoran atau tidak, serta bagaimana keberadaan dilapangan. Sebab, kalau tidak jemput bola PAD terutama di parkir ini akan susah tercapai, karena saat ini masih jauh sekali. 80 persen lebih yang masih belum terealisasi. Minimal di bulan September sudah 60 persen, ini baru 17 persen,” paparnya.

Berdasarkan informasi yang di terima Bantensatu.co, pada APBD Perubahan tahun 2019 pendapatan retribusi hanya sebesar Rp 14 miliar dari jumlah PAD sebesar Rp 172 miliar sedangkan pada APBD tahun 2020 mendatang PAD Kota Serang diproyeksikan sebesar Rp 189 miliar. (Mas/Baehaqi).

4,287 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment