Syafrudin Buka Lebar Pemilik Modal Untuk Investasi

 

SERANG, (B1) – Sejak abad ke -16, Serang merupakan pusat pemerintahan, pusat perdagangan dan pusat kebudayaan.

Letak Kota Serang yang sangat strategis menjadikannya sebagai jalur utama penghubung lintas Jawa-Sumatera.

Pembentukan Kota Serang sendiri tak lepas dari amanat undang-undang nomor 23 tahun 2000 tentang pembentukan Provinsi Banten.

Hal ini juga dipertegas oleh UU No 32 Tahun 2007 yang disahkan pada tanggal 10 Agustus 2007, tentang dimekarkannya (pembentukan) Kota Serang dari Kabupaten Serang.

Di usianya yang ke 12, dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, pembangunan infrastruktur dari berbagai sisi terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Serang.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkot Serang, adalah dengan membuka lebar peluang bagi investor atau para pemodal yang ingin menanam saham.

Bahkan, Walikota Serang Syafrudin telah mengatakan akan menjanjikan dan memastikan keuntungan bagi para insvestor yang menanam saham di Kota Serang.

“Kami mengajak kepada pengusaha untuk investasi di Kota Serang, untuk pengusaha tentunya sudah mengetahui Keberadaan Kota Serang ini. Saya kira Kota Serang banyak di cintai oleh masyarakat Kota Serang,” ungkapnya saat sambutan di acara Business Meeting bersama Investor, di Sebuah Hotel, Kota Serang, Selasa (20/8/2019).

Syafrudin juga mengakui bahwa, Kota Serang dalam keberadaannya saat ini masih banyak kekurangan.

Oleh karenanya, masih kata Syafrudin, Kota Serang butuh sumbangsih dari tenaga investasi untuk kemajuan Kota Serang.

“Kota Serang ini juga banyak kekurangan, dari segi infrastruktur jalan banyak yang harus di benahi, kami butuh sumbangsih dari investor untuk kemajuan Kota Serang,” ucapnya.

Syafrudin menuturkan, jumlah penduduk resmi di Kota Serang saat ini mencapai 700 ribu.

Kemudian, lanjut Sayfrudin, jika menghitung dari kenyataan yang ada, banyak juga penduduk urban seperti mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi Negeri dan swasta yang ada di Kota Serang.

“Untirta anak-anak dari seluruh indonesia ada 60 ribu, dari UIN ada 30 ribu. Kemudian Swasta di Kota serang kurang lebih 40 ribu. Jadi Jumlah urban 150 ribu. Jika kita hitung penduduk asli dan tambahan atau urban yang lain. Ini kurang lebih satu 1 juta,” cetusnya.

Kemudian, lebih jauh Syafrudin mengatakan, Kota Serang memiliki potensi agro wisata yang bisa di kembangkan oleh pemilik modal.

Selain itu juga, lanjut Syafrudin, pemilik modal atau investor juga di anggap penting karena telah dinilai akan membantu masyarakat Kota Serang.

“Sedikit banyaknya ini juga meberikan manfaat bangi masyarakat. Kita juga perlu di beri masukan oleh investor,” katanya.

“Tadi telah saya sampaikan di wilayah Taktakan potensi agro wisata, karena wilayahnya memungkinkan,” tambahnya.

Sementara, Syafrudin pun mengakui pelayanan dan perijinan di Kota serang masih dikatakan minim.

Untuk itu, Pemkot Serang akan membenahi sistem menjadi lebih baik.

“Dari sisi perijinan, Insya Allah kami juga akan ada perbaikan dari pelayanan dan sisi lain. Terutama bagi investor yang ingin hadir ke Kota Serang bisa merasakan keamanan dan kenyamanan,” pungkasnya. (Mas/Baehaqi).

3,359 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment