Saksi Kunci Pembunuhan Sekeluarga Dijaga Ketat, Korban Meninggal Dimakamkan

 

SERANG, (B1) – Misteri pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, hingga saat ini masih belum terungkap.

Berdasarkan keterangan petugas Kepolisian, hingga saat ini tim gabungan masih dikerahkan untuk mengungkap kasus tersebut, namun masih belum menemukan titik terang.

Siti Sa’adiah salah satu korban selamat yang sempat dilarikan ke RSUD Panggungrawi Kota Cilegon, hingga kini masih mendapatkan pengamanan dari Kepolisian.

Meski saat ini kondisi Sa’adiah mulai membaik, namun pihak Kepolisian belum sempat meminta keterangan, dikarenakan korban masih dalam kondisi trauma.

“Alhamdulillah kondisinya sudah membaik, namun untuk keterangan masih kami tunggu hingga kondisinya stabil. Beberapa warga atau tetangga dipersilahkan menjenguk untuk memberikan motivasi, supaya kondisi korban segera stabil dan bisa memberikan keterangan,” ungkap Kapolresta Serang, AKBP Firman Affandi.

Sebelumnya, Siti Sa’adiah pada saat siuman, kepada petugas Kepolisian sedikit memberikan informasi, bahwa pada saat malam kejadian, ada dua orang yang mendatangi rumahnya.

Keduanya diketahui menggunakan penutup wajah dan mengetuk pintu sekira pukul 02:00 WIB.

Saat Siti membukakan pintu rumahnya, kedua pelaku tanpa basa-basi langsung menyerangnya menggunakan sebilah pisau hingga mengenai bibir Siti Sa’adiah.

“Jadi (menurut korban) pintu diketuk. Setelah dibuka langsung menyabetkan pisau mengenai bibir. Pelaku pakai tutup kepala,” jelas Kapolresta Serang.

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan seorang balita dibantai di rumahnya di Desa Sukadelem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, pada Selasa 13 Agustus 2019 dini hari.

Sang suami bernama Rustadi (32) tewas dalam kondisi mengenaskan, sementara anaknya Alwi (4) juga tewas, diduga balita malang itu meninggal karena diinjak oleh pelaku.

Sementara sang istri, Siti Sa’adiah ditemukan dalam kondisi kritis dan harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

Malam sebelumnya, isak tangis dari anggota keluarga mewarnai pemakaman jenazah Rustandi dan anaknya Alwi.

Ayah dan anak korban pembunuhan tersebut dimakamkan dalam satu liang lahat, setelah diautopsi di rumah sakit. (Baehaqi Rizal).

560 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment