Massa Aksi Dukung Walikota Tangerang

 

TANGERANG, (B1) – Massa gabungan dari beberapa elemen di Kota Tangerang, lakukan aksi dukungan kepada Walikota Tangerang, Arief R Wismanyah. Aksi dilakukan di sekitaran gedung Puspemkot Tangerang dan sekretariat MUI, Kamis, (18/7/19).

Dalam orasinya, massa siap mengawal setiap kebijakan Walikota Tangerang, dalam menata Kota Tangerang. Massa, juga menyatakan menolak, siapa saja yang berusaha mengganggu penataan wilayah di Kota Tangerang.

“Kami masyarakat Kota Tangerang, dengan tegas menolak siapa saja yang berusaha, mengganggu penataan wilayah. Masyarakat Kota Tangerang, mendukung penuh kebijakan walikota Tangerang, dalam upaya menata Kota Tangerang,” teriak Presma Unis saat orasi di mobil komando.

Ditegaskan, semua komponen di Kota Tangerang, tidak menerima sikap sombong, yang ditunjukan Kemenkumham dengan membangun gedung semaunya. Menurutnya, Kemenkumham tidak boleh mentang-mentang di daerah, meski punya lahan.

“Segera serahkan lahan ke Kota Tangerang, untuk dimanfaatkan masyarakat Kota Tangerang. Jangan, tidak jelas seperti ini, jangan dipersulit kalau untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Hal senada, diutarakan peserta aksi dari BKPMRI Kota Tangerang, Ia berharap persoalan Pemkot Tangerang dengan Kemenkumham agar segera selesai. Baik walikota Tangerang atau Kemenkumham, harus duduk bersama, demi kepentingan rakyat.

“Kami mendukung segala kebijakan Walikota Tangerang, untuk menata wilayah. Pusat pun, jangan seanaknya aja membangun tanpa koordinasi ke pemda setempat,” tukasnya.

Sementara, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, saat menemui massa aksi meminta doa agar persoalan Pemkot Tangerang dan Kemenkumham terkait lahan, segera selesai. Ia juga meminta, masyarakat agar jangan melakukan aku demonstrasi.

“Saya minta doa masyarakat Kota Tangerang, agar persoalan ini cepat selesai. Tidak usah aksi lagi, semoga Pemkot Tangerang segera mencapai titik temu, terkait asset ini,” ucapnya.

Beberapa elemen masyarakat tampak hadir di lokasi, tokoh masyarakat, BKPRMI, perwakilan masyarakat dari 13 kecamatan, KNPI, mahasiswa, emak-emak dan lainnya.

Kisruh, Pemkot Tangerang dengan Kemenkumham, berawal dari sindiran Kemenkumham terkait proses perizinan di Kota Tangerang. Lalu Walikota Tangerang, Arief merespon dengan menyetop pelayanan di kantor-kantor Kemenkumham di Kota Tangerang.(jo/way).

4,291 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment