Resmob dan Jawara Polda Banten Amankan Pelaku Kekerasan Santri

 

SERANG, (B1) – Tim gabungan, Resmob dan Jawara Polda Banten, amankan empat terduga pelaku kejahatan jalanan/pencurian dengan kekerasan, yang sempat viral di medsos dengam korbannya tiga orang santri.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P, membenarkan penangkapan tersebut. Aksi terjadi di depan kantor KP3B, Jalan Raya Syekh Nawawi Albantani, Kota Serang.

“Empat orang tersangka berhasil kita amankan berdasarkan laporan Polisi No :LP/46/VI/2019/Banten/Res Serang/Sek Curug, 20 Juni 2019. Perbuatan tersangka yang melakukan kekerasan jalanan terhadap santri, sempat viral,” yerang Edy.

Dijelaskan Edy, tersangka yang berhasil diamankan adalah WH (19) warga kampung Ranca Kecamatan Baros, FH (17) warga Kampung Sobang, Desa Sinarmukti, Kecamatan Baros, RY (17) warga kampung Duku Pinang, Desa Sinarmukti Kecamatan Baros, Kabupaten Serang dan AR (28) warga Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Penangkapan, berawal pada hari Selasa, (09/07/2019) pukul 19.00 wib hingga pukul jam 21.00 wib tim gabungan melakukan olah TKP di lokasi tersebut. Selanjutnya, tepat hari rabu (10/07/2019) tim gabungan berhasil mengamankan AR dirumahnya.

Setelah diinterogasi yang bersangkutan mengakui telah membeli handphone warna hitam, setelah dicocokan dengan ciri HP ternyata benar handphone tersebut hasil dari kejahatan.

“Setelah berhasil amankan AR, Polisi mengembangkan kembali yang akhirnya berhasil mengamankan pelaku (WH), yang kebetulan sedang di rumahnya berikut barang bukti kendaraan roda dua yang digunakan untuk melakukan kejahatan/perampasan pada saat beraksi. Kemudian tim langsung menginterogasinya dan mengakui pada saat melakukan bersama sama dengan FH dan RY berbekal informasi tersebut,” paparnya.

Sementara Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Novri Turangga E menambahkan, dua pelaku yang diamankan di Jalan Raya Arah Petir, merupakan kelompok balap liar yg sering meresahkan masyarakat. Setelah dilakukan Interogasi secara instensif di posko Resmob, para pelaku mengakui sudah melakukan kejahatan Jalanan (Curas) sebanyak lima kali, yang dilakukan di Jalan Raya depan Kantor KP3B, Provinsi Banten.

“Terhadap tersangka akan dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan hukuman kurangan penjara maksimal 12 tahun karena melakukan kekerasan dengan bersekutu melebihi dua orang. Saat ini tersangka dan barang bukti diserahkan ke penyidik Unit III Subdit 3 Jatanras Polda Banten untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutup Novri. (hum/sus).

4,466 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment