Tiba-Tiba Plt Kepsek SMPN 6 Kabupaten Tangerang Copot Bendahara Sekolah

 

TIGARAKSA, (B1) – Plt Kepala Sekolah SMP N 6 Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Agus Soni Sobari, berikan surat teguran disiplin dan surat pergantian bendahara sekolah Hafrilla Yeni. Penggantian dan pemberian surat teguran, diduga buntut pencairan dana BOS sekolah.

Pasalnya, Hafrilia Yeni sebelumnya adalah bendahara definitif sesuai Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Dinas Pendidikkan Kabupaten Tangerang melalui UPT SMPN.

Hafrilla Yeni mengaku diperlakukan tidak adil, dengan dikeluarkannya surat teguran disiplin dan surat pemberhentian dirinya, sebagai bendahara yang diterima pada, Senin 17 Juni 2019, kemarin.

“Saya gak tau sebabnya, hingga saya diberikan dua surat tersebut. Dan kenapa di dalam surat teguran tertulis pembuatan surat, tertanggal Selasa (28/5/2019) dan surat pemberhentian bendahara pada Sabtu (30/3/2019). Namun dikasihkan kepada saya baru, kemarin,” ungkap
Hafrilla Yeni, kecewa, Selasa (18/6/19).

Diberitakan sebelumnya, pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), pada triwulan pertama di SMP Negeri 6 Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, diduga menyalahi aturan.

Dana Rp10 juta yang diperuntukkan untuk operasional sekolah SMPN 6, tidak dilakukan oleh bendahara resmi sekolah. Hafrilla Yeni merasa tidak pernah diminta memperoses pencairan dana Bosda.

Ia juga mempertanyakan, pergantian jabatan Bendahara sekolah, yang tiba-tiba diganti tanpa mekanisme yang resmi.

“Jabatan saya sebagai bendahara digantikan tanpa mekenisme yang resmi,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi pun, menyoroti hal ini. Menurutnya, Plt tidak mempunyai kewenangan untuk menggantikan atau menunjuk jabatan bendahara untuk digantikan.

“Kewenangan untuk menggantikan dan menunjuk suatu jabatan di sekolah itu wewenang dinas. Dan dinas juga yang berhak untuk mengeluarkan SK,” terangnya, Sabtu (15/6/19) lalu.

Ditambahkan politisi partai berlambang Banteng moncong putih ini, Plt tidak boleh melakukan hal seperti itu, sebab bisa dibilang menyalahgunakan jabatan. (Gie).

7,128 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment