Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BANTEN RAYAORGANISASIUncategorized

Jaga Independensi, Kader HMI Ingatkan KAHMI Agar Tidak Coba-Coba

×

Jaga Independensi, Kader HMI Ingatkan KAHMI Agar Tidak Coba-Coba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

SERANG, (B1) – Kritikan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terus berlanjut hingga saat ini.

Example 300x600

HMI menilai, dalam memimpin roda pemerintahan di Banten, WH dinilai dholim dan terkesan semaunya sendiri, tanpa melahirkan kebijakan-kebijakan yang sesuai harapan masyarakat.

Namun, sayangnya kritikan yang disampaikan HMI secara terus menerus melalui serangkaian demo, dinodai oleh ulah oknum beberapa senior HMI yang tergabung dalam organisasi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

Pasalnya, pada Kamis (9/5/2019) sore tadi, sejumlah oknum yang mengatasnamakan KAHMI menggelar acara buka puasa bersama (bukber) bersama Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di rumah dinas Gubernur.

Agenda yang disinyalir memiliki tujuan untuk membungkam aspirasi yang disampaikan HMI, yang mengkritik Gubernur Banten Wahidin Halim, mendapatkan aksi demo dari HMI Badko Jabodetabeka.

Beberapa waktu sebelum acara buka puasa bersama dimulai, puluhan massa HMI secara bergulir berkumpul di depan pintu gerbang rumah dinas Gubernur.

Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk bertuliskan ‘Kanda Yunda Jangan Bungkam Kami, Save Independensi HMI’.

Koordinator Badko Jabodetabeka Banten, Aliga Abdillah mengatakan, bahwa sebagian besar anggota HMI masih konsisten terhadap kritikan yang mereka lontarkan untuk kepemimpinan Wahidin Halim, dengan tidak ikut acara bukber.

“Karena HMI ini bukan barang dagangan, dan untuk Kahmi jangan coba-coba bungkam terkait Pemerintahan yang dzalim,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Wahidin HalimĀ  didepan ratusan anggota KAHMI mengatakan, dirinya tidak pernah anti kritik, dan tidak takut di demo.

“Saya ini senior HMI, jadi tidak anti kritik. Sudah biasa di kritik, karena saya juga dulu suka mengkritik,” pungkasnya.

Aksi menolak agenda pembungkaman aspirasi yang digelar tidak berlangsung lama, lantaran aksi tersebut dibubarkan secara paksa oleh sejumlah anggota Satpol PP Banten.

Diketahui, aksi yang digelar sore tadi berangkat dari keresahan kader-kader HMI Badko Jabodetabek-Banten, yang menilai aksi mereka diintervensi oleh Majelis Wilayah (MW) KAHMI Banten Udin Saparudin, yang berkeinginan membubarkan aksi tersebut.

“Sikap Udin Saparudin ini sesungguhnya telah mencederai dan menodai bahkan menghina independensi HMI sebagai organisasi,” ucap salah satu kader HMI yang ikut melakukan aksi.

Adanya dua kegiatan yang bersebrangan di sekitar kawasan rumah dinas Gubernur Banten tersebut juga mendapatkan kritikan dari salah satu senior HMI, Tubagus Saptani Suria.

Lewat status Whatsapp, dirinya menyatakan, jika sebagian duduk manis menikmati hidangan bersama penguasa (KAHMI) dan sebagian lainnya tetap auto kritik (HMI), maka kaum yang melakukan auto kritik adalah kaum yang sebenarnya melakukan perubahan untuk Banten.

“Ber-HMI dengan nilai independensi adalah kembali khitoh,” tulisnya. (baehaqi rizal).

Example 300250
Example 120x600
Script ā„– 11301 bantensatu.co - PC 3x2 Mob 2x3 after post