DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Buka Puasa Bareng dan Santuni Anak Yatim

TANGERANG, (B1) – DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, adakan syukuran kemenangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Acara diisi dengan buka puasa bersama, santunan kepada 150 anak yatim serta tausyiah kiai NU , di GOR Cipondoh, Kota Tangerang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengaku sangat bersyukur atas keberhasilan partai berlambang banteng moncong putih ini dalam mempertahankan kemenangan di pemilu 2019. Terlebih, menurutnya, perolehan suara PDI Perjuangan malah meningkat signifikan. Baik di Kota Tangerang maupun nasional.

“Acara ini adalah syukuran kemenangan untuk PDIP. Karena PDI perjuangan berhasil mempertahankan kemenang. Oleh karena itu, kami bersyukur atas kemenangan ini, dengan berbagi kepada anak yatim,” ujar Gatot Wibowo, usai acara, Minggu, (26/5/19), malam.

Lebih lanjut Gatot menyatakan, momentum berbagi, sebenarnya sudah lama menjadi agenda rutin DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang. Rutinitas berbagi, dilakukan setiap tahun di Bulan Ramadhan. Hal itu merupakan wujud kepedulian PDI Perjuangan terhadap sesama.

“Kepedulian kami terhadap yatim piatu dalam syukuran ini tidak lain merupakan sikap partai yang teguh untuk memperjuangkan masyarakat kecil atau wong cilik,” tandas Gatot.

Hal itu, tidak lain sesuai dengan ajaran agama Islam, yang mewajibkan umatnya agar tetap peduli terhadap yatim piatu dan fakir miskin.

Dalam kegiatan yang bertajuk Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim bersama DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang ini, diikuti sebanyak 1100 kader dari tingkat ranting dan PAC se-Kota Tangerang. Kegiatan juga turut dihadiri beberapa pengurus GP Ansor Kota Tangerang, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Menurut Gatot, sejarah panjang bangsa Indonesia meletakkan kaum nasionalis dan ulama menjadi garda terdepan dalam mengantarkan kemerdekaan Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan bersatunya perjuangan Bung Karno dan kaum Nahdiyin saat berperang mengusir penjajah.

“Terajutnya perjuangan kemerdekaan antara kaum nasionalis dan umat Islam tidak terlepas dari sebuah gagasan besar, yaitu hadirnya negara bangsa yang menjamin setiap perbedaan itu dapat bersatu padu membangun cita-cita negara nasional Indonesia,” tukasnya.

150 anak yatim yang disantuni menurutnya, berasal dari 13 kecamatan di Kota Tangerang. Untuk kecamatan Cipondoh, kuota nya lebih banyak, lantaran pada Pileg 2019, lalu meraih suara terbanyak dibanding kecamatan lainnya.

“Kami juga memberikan THR kepada pengurus ranting se Kota Tangerang. Tidak lupa, kepada ranting tertinggi perolehan suara, saat Pileg kemarin,” tutupnya. (Adv).

71,765 kali dilihat, 14 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment